Health / Konsultasi
Senin, 03 Maret 2025 | 14:34 WIB
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDpics)

Suara.com - Kanker masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan, termasuk di Indonesia. Menurut data Global Cancer Observatory (Globocan) 2022, terdapat lebih dari 408.661 kasus kanker baru di Indonesia dengan 242.099 kematian akibat penyakit ini. 

Jenis kanker yang paling banyak terjadi meliputi kanker payudara, leher rahim, paru-paru, dan kolorektal. Jika tidak ada intervensi signifikan, kasus kanker di Indonesia diperkirakan akan meningkat sebesar 63% pada tahun 2025 hingga 2040.

Melihat tantangan ini, berbagai pihak terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan bagi pasien kanker. Deteksi dini, teknologi medis mutakhir, serta penanganan yang tepat menjadi kunci utama dalam meningkatkan angka kesintasan pasien. 

Sebagai langkah nyata dalam mendukung penanganan kanker, Rumah Sakit Medistra resmi meluncurkan Oncology Center Medistra Hospital, pusat layanan onkologi yang mengintegrasikan berbagai fasilitas diagnostik, terapi, serta pendekatan multidisiplin dalam menangani kanker.

Inovasi dalam Pelayanan Kesehatan Onkologi

Oncology Center Medistra Hospital: Harapan Baru bagi Pasien Kanker di Indonesia (Dok. RS Medistra)

Peresmian Oncology Center Medistra Hospital berlangsung di Jakarta pada Kamis (27/2), dihadiri oleh para pakar onkologi dan pasien penyintas kanker. Dr. Adhitya Wardhana, MARS, Presiden Direktur Medistra Hospital, dalam sambutannya menekankan bahwa inovasi dalam layanan kanker sangat penting guna meningkatkan kualitas hidup pasien.

"Kami berusaha menghadirkan pusat onkologi yang tidak hanya canggih secara teknologi tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarganya. Kami berharap Oncology Center ini dapat menjadi rujukan utama bagi pasien kanker di Indonesia," ujar Dr. Adhitya.

Salah satu keunggulan Oncology Center Medistra Hospital adalah penggunaan teknologi terkini dalam diagnostik dan terapi kanker. Prof. Dr. Abdul Muthalib, Sp. PD, KHOM, Spesialis Hematologi Onkologi Medistra Hospital, menyatakan bahwa perkembangan teknologi di bidang onkologi telah memberikan dampak positif yang signifikan.

"Kami terus mengadopsi peralatan dan terapi terbaru untuk meningkatkan akurasi diagnosis serta efektivitas pengobatan. Dengan begitu, kami dapat memberikan terapi yang lebih tepat sasaran dan meningkatkan angka harapan hidup pasien," jelasnya.

Baca Juga: 3 Metode Skrining untuk Deteksi Kanker Usus Besar

Selain itu, deteksi dini kanker juga menjadi fokus utama layanan ini. Prof. DR. Dr. Aru W. Sudoyo, Sp. PD, KHOM, FACP, FINASIM, menegaskan bahwa pemeriksaan rutin sangat penting untuk mendeteksi kanker sejak tahap awal.

"Semakin dini kanker terdeteksi, semakin besar peluang kesembuhan dan semakin minim dampaknya pada tubuh. Oleh karena itu, kami sangat menekankan pentingnya pemeriksaan rutin agar pasien mendapatkan pengobatan yang lebih efektif," ungkapnya.

Terobosan dalam Pengobatan Kanker Darah

Salah satu pencapaian besar di Oncology Center Medistra Hospital adalah keberhasilan dalam transplantasi stem cell hematopoietic, sebuah prosedur yang penting dalam pengobatan kanker darah. 

Dr. Nadia Ayu Mulansari, Sp. PD, KHOM, menyampaikan bahwa tindakan ini telah dilakukan sejak tahun 2016 dan telah membawa harapan besar bagi pasien dengan kelainan darah dan kanker darah.

"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Medistra Hospital dapat disejajarkan dengan pusat pengobatan kanker internasional. Kami berharap pencapaian ini bisa menjadi inspirasi dan harapan bagi pasien yang membutuhkan terapi kanker darah," ujarnya.

Load More