Kebiasaan Kecil yang Merusak Postur Tanpa Disadari
Masalah postur tubuh bukan hanya datang dari penggunaan smartphone. Banyak kebiasaan harian lain yang tampak sepele namun bisa merusak keseimbangan otot dan struktur tulang belakang secara perlahan. Beberapa di antaranya adalah:
- Duduk terlalu lama tanpa jeda untuk berdiri atau peregangan
- Sering menyilangkan kaki saat duduk
- Menopang dagu dengan satu tangan dalam waktu lama
- Tidur di kasur yang terlalu empuk atau tidak menopang tulang belakang
- Membawa tas berat hanya di satu sisi bahu
- Duduk dengan posisi membungkuk saat bekerja di depan laptop
Kebiasaan ini, jika dilakukan terus menerus, akan membentuk pola tubuh yang tidak ideal. Akibatnya, tubuh akan beradaptasi dalam posisi yang salah dan menimbulkan ketidakseimbangan postural yang bisa berkembang menjadi gangguan muskuloskeletal seperti skoliosis atau nyeri sendi.
Apa yang Bisa Dilakukan untuk Mencegahnya?
Kabar baiknya, gangguan postur seperti skoliosis akibat gaya hidup digital bisa dicegah, bahkan dikoreksi sejak dini jika kita mulai sadar dan mengubah kebiasaan kecil. Tidak perlu langsung menghentikan penggunaan gawai sepenuhnya, tapi cukup dengan menerapkan langkah-langkah berikut:
1. Jaga Posisi Layar Setinggi Pandangan Mata
Gunakan penyangga atau letakkan ponsel di permukaan sejajar dengan mata agar tidak perlu menunduk. Ini membantu mengurangi beban pada leher dan punggung atas.
2. Istirahat dan Peregangan Rutin
Luangkan waktu setiap 30–45 menit untuk bangun dari duduk, berdiri, berjalan sejenak, dan lakukan peregangan ringan. Fokus pada area leher, bahu, punggung, dan pinggul.
3. Duduk dengan Postur yang Benar
Gunakan kursi ergonomis yang menopang punggung. Duduklah tegak, dengan kedua kaki menyentuh lantai dan tidak menyilangkan kaki. Jaga agar bahu tidak melorot atau condong ke satu sisi.
4. Perkuat Otot Inti dan Punggung
Latihan seperti yoga, pilates, atau core training sangat membantu menjaga kekuatan otot-otot penyangga tulang belakang. Tubuh yang kuat akan lebih mudah mempertahankan postur yang baik.
Baca Juga: BRI Terus Dorong Kemandirian dan Kemajuan Pelaku UMKM Melalui Holding UMi
5. Perhatikan Posisi Berdiri
Saat berdiri, pastikan berat badanmu terbagi merata di kedua kaki. Hindari berdiri hanya dengan satu kaki menopang tubuh karena bisa memicu ketidakseimbangan.
6. Gunakan Alas Kaki yang Mendukung
Alas kaki juga berperan penting dalam menjaga postur tubuh. Gunakan sepatu yang empuk, mendukung lengkung kaki, dan tidak terlalu sempit atau terlalu longgar.
7. Hindari Membawa Beban Berlebih
Jika kamu sering membawa tas, pastikan beban terbagi rata. Gunakan tas punggung dengan dua tali bahu agar berat tidak terkonsentrasi di satu sisi tubuh.
Kesimpulan: Waktunya Lebih Peduli pada Postur Tubuh
Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat dan berbasis teknologi, kesehatan postur tubuh sering kali terabaikan. Padahal, menjaga postur tubuh bukan hanya soal penampilan, tapi juga menyangkut kenyamanan, keseimbangan, dan pencegahan terhadap berbagai gangguan fisik di masa depan, termasuk skoliosis.
Kini saatnya kita lebih peduli dan sadar terhadap kebiasaan-kebiasaan kecil yang bisa berdampak besar pada kesehatan tulang dan sendi. Gaya hidup digital memang tidak bisa dihindari, tapi kita bisa menyikapinya dengan lebih bijak. Mulailah dari perubahan sederhana—tegakkan kepala, luruskan punggung, dan berikan tubuh waktu untuk bergerak. Karena tubuhmu adalah fondasi hidupmu, dan ia layak mendapatkan perhatian lebih dari sekadar layar ponsel.***
Berita Terkait
-
Mengenal Kolonoskopi: Langkah Awal yang Menyelamatkan Nyawa dari Kanker Usus Besar
-
Alasan Nunung Terus jadi Tulang Punggung buat Keluarga Besar
-
Deteksi Dini Osteoporosis dengan BMD: Cegah Patah Tulang Sebelum Terlambat
-
Dirawat di RS Sendirian, Jirayut Berusaha Kuat Sebagai Tulang Punggung Keluarga
-
Airlangga Hartarto: UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Pemerintah Siapkan Berbagai Dukungan
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?