Penelitian Universitas Padjadjaran (UNPAD) menunjukkan bahwa ekstrak tapak dara dapat mengurangi ukuran prostat pada hewan uji. Rebus 10 gram akar tapak dara dengan 500 ml air, lalu minum air rebusannya sekali sehari.
6. Daun Pegagan
Daun pegagan (Centella asiatica) dikenal sebagai tonik otak, tetapi juga bermanfaat untuk prostat.
Studi Universitas Diponegoro (UNDIP) mengungkap bahwa pegagan meningkatkan sirkulasi darah ke kelenjar prostat, membantu mengurangi pembengkakan. Kamu bisa mengonsumsinya sebagai jus atau dalam bentuk kapsul.
7. Temulawak
Temulawak mengandung kurkuminoid yang mendetoksifikasi tubuh dan melindungi prostat dari kerusakan oksidatif.
Penelitian Universitas Brawijaya (UB) menunjukkan bahwa temulawak efektif dalam menekan pertumbuhan sel prostat yang abnormal. Parut 1 ruas temulawak, peras airnya, dan campur dengan madu untuk diminum setiap pagi.
Cara Mengoptimalkan Penggunaan Herbal untuk Pembesaran Prostat
Agar herbal bekerja maksimal, Kamu perlu mengombinasikannya dengan gaya hidup sehat. Kurangi konsumsi alkohol dan kafein, perbanyak minum air putih, serta lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga. Hindari juga duduk terlalu lama karena bisa memperburuk gejala BPH.
Kapan Harus ke Dokter?
Meski herbal efektif, Kamu harus segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala seperti darah dalam urine, nyeri hebat saat buang air kecil, atau tidak bisa buang air kecil sama sekali. Herbal bisa menjadi pendamping terapi medis, tetapi tidak selalu menggantikan penanganan dokter.
Kesimpulan
Obat herbal untuk pembesaran prostat menawarkan solusi alami dengan minim efek samping. Dari saw palmetto hingga temulawak, masing-masing herbal memiliki mekanisme unik dalam meredakan gejala BPH.
Dengan dukungan penelitian dari universitas terkemuka di Indonesia, Kamu bisa memilih herbal yang paling sesuai dengan kondisi tubuh.
Jadi tunggu apa lagi? Coba salah satu herbal di atas dan rasakan manfaatnya untuk kesehatan prostatmu! ***
Baca Juga: Kanker Prostat: Ancaman Nyata Kesehatan Pria Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem