Suara.com - Asma merupakan penyakit pernapasan kronis yang sangat umum terjadi, termasuk di Indonesia. Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi asma di Indonesia mencapai sekitar 4,5%. Banyak orang sering mengandalkan obat-obatan kimia untuk mengatasi gejala asma, namun tahukah Kamu bahwa ada alternatif alami yang dapat dicoba?
Pengobatan tradisional dengan menggunakan ramuan herbal sebagaimana dikutip dari pafikabupatenpelalawan.org telah lama dikenal dan dipercaya mampu membantu mengendalikan asma.
Khasiat Jahe dalam Pengobatan Asma
Salah satu ramuan herbal yang populer untuk mengatasi asma adalah jahe. Tanaman yang sering digunakan sebagai bumbu masakan ini ternyata memiliki kandungan zat aktif yaitu gingerol dan shogaol, yang berperan sebagai antiinflamasi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Indonesia pada tahun 2020 menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak jahe dapat membantu meredakan gejala asma serta meningkatkan fungsi paru-paru pada penderita asma.
Jahe tidak hanya mudah ditemukan, tetapi juga mudah diolah sebagai ramuan herbal. Kamu bisa mengonsumsi teh jahe hangat setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya. Menurut pakar herbal yang dikutip dalam jurnal tersebut, jahe dapat dikombinasikan dengan madu agar efektivitasnya semakin maksimal.
Kelebihan Kencur sebagai Pengobatan Alternatif
Selain jahe, kencur juga dikenal sebagai salah satu bahan herbal yang efektif dalam meredakan asma. Kandungan minyak atsiri dalam kencur dipercaya mampu melegakan pernapasan dan mengurangi inflamasi pada saluran pernapasan. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), penggunaan kencur sebagai ramuan herbal membantu mengalami perbaikan signifikan pada gejala asma.
Untuk mengolah kencur menjadi ramuan herbal, Kamu bisa membuatnya menjadi minuman hangat. Rebus beberapa ruas kencur yang telah dikupas dan geprek, kemudian diminum secara rutin setiap malam sebelum tidur. Rasanya yang khas mungkin akan sedikit menantang, tetapi manfaatnya bagi kesehatan pernapasan tidak bisa diremehkan.
Manfaat Daun Pegagan dalam Menyehatkan Paru-paru
Baca Juga: Warga Ultah di Bulan Januari Tetap Bisa Ikut Screening Kesehatan Gratis Kemenkes, Begini Caranya
Daun pegagan merupakan tanaman herbal yang banyak ditemukan di daerah tropis seperti Indonesia. Tanaman yang dikenal dengan nama ilmiah Centella asiatica ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, termasuk untuk mengatasi gejala asma. Daun pegagan mengandung triterpenoid yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Penelitian dari Universitas Airlangga pada tahun 2019 mengungkapkan bahwa penggunaan ekstrak daun pegagan dapat membantu mengurangi frekuensi serangan asma.
Kamu dapat memanfaatkan daun pegagan dengan cara direbus dan diminum sebagai teh. Alternatif lainnya bisa mengolahnya menjadi jus yang dicampur dengan buah-buahan lain agar rasanya lebih enak. Konsumsi secara teratur dipercaya dapat menyehatkan paru-paru dan mengurangi gejala asma yang Kamu alami.
Penggunaan Madu sebagai Obat Herbal Multifungsi
Madu bukan hanya dikenal sebagai pemanis alami yang lezat, tetapi juga memiliki kandungan yang sangat beragam untuk kesehatan, termasuk untuk asma. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa madu memiliki sifat antioksidan, antibakterial, dan antiinflamasi yang sangat baik. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Hasanuddin tahun 2021 menyebutkan bahwa madu bisa membantu mengendurkan otot-otot saluran pernapasan yang tegang akibat serangan asma.
Kamu bisa mengonsumsi satu sendok madu murni setiap hari, atau mencampurkannya dengan air hangat atau teh herbal lainnya. Selain meningkatkan daya tahan tubuh, madu juga membantu mengurangi frekuensi dan intensitas serangan asma.
Efek Positif dari Lidah Buaya dalam Mengatasi Asma
Berita Terkait
-
Pilek dan Hidung Tersumbat? Atasi dengan 15 Ramuan Obat Herbal Alami Ini!
-
Cara Daftar Bansos KIS BPJS Kesehatan 2025, Cek Syarat dan Dokumen yang Diperlukan
-
5 Manfaat Terapi Spa untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu
-
Defisit BPJS Kesehatan Bengkak Rp 20 Triliun, DPR Desak Pemerintah Cari Solusi
-
5 Manfaat Ajaib Terapi Biofeedback untuk Kesehatanmu
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal