Suara.com - Perkembangan teknologi telah membawa transformasi besar di berbagai sektor, tak terkecuali di dunia kesehatan.
Di Indonesia, pergeseran menuju sistem layanan kesehatan yang canggih, terintegrasi secara digital, dan berorientasi pada pasien kini bukan lagi wacana masa depan, yang telah menjadi kenyataan.
Salah satu contoh konkret dari transformasi ini adalah kehadiran Bethsaida Hospital Serang, yang resmi menggelar Grand Opening sebagai simbol penyempurnaan fasilitas dan sistem layanan yang mengusung tema “The Future is Now”.
Grand Opening ini bukan hanya perayaan berdirinya sebuah rumah sakit, tetapi penanda penting dalam sejarah pelayanan kesehatan modern di Indonesia.
Sejak soft opening pada 8 Agustus 2024, Bethsaida Hospital Serang telah menampilkan visi yang jelas sebagai hospital masa depan, menggabungkan teknologi mutakhir dengan pelayanan yang empatik dan berpusat pada pasien.
Berlokasi strategis di jantung Kabupaten Serang dan menjangkau tiga wilayah—Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon, rumah sakit ini dirancang sebagai pusat layanan kesehatan regional.
Dengan sistem digital yang kuat dan tata ruang fungsional, rumah sakit ini menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang tidak hanya cepat dan akurat, tetapi juga manusiawi.
Transformasi digital menjadi tulang punggung pengembangan rumah sakit ini. Mulai dari dokumentasi klinis berbasis standar internasional hingga penggunaan teknologi speech-to-text yang mempercepat pencatatan kondisi pasien, semua dirancang untuk efisiensi tanpa mengorbankan sentuhan personal.
Pemantauan vital signs dan infus yang langsung terhubung ke sistem pusat, serta kemampuan mengakses kondisi pasien ICU melalui perangkat mobile, memperlihatkan bagaimana teknologi mampu meningkatkan kecepatan respons dan akurasi pelayanan medis.
Baca Juga: 5 Olahraga Terbaik untuk Mengontrol Diabetes: Nomor 1 Bisa Anda Lakukan Setiap Hari di Rumah!
Tak heran, Bethsaida Hospital Serang dinobatkan sebagai “Smart Hospital of The Year in Indonesia” pada Maret 2025, sebuah pengakuan atas keberhasilan integrasi teknologi dalam sistem pelayanannya.
Namun, lebih dari sekadar inovasi teknis, rumah sakit ini juga menempatkan nilai-nilai empati sebagai inti dari seluruh proses.
“Digitalisasi bukan sekadar alat, melainkan filosofi,” ujar Hasan Widjaja, GM Information and Technology Bethsaida Healthcare dalam grand opening beberapa waktu lalu.
Pandangan ini menegaskan bahwa teknologi tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga mengubah cara tenaga medis berinteraksi dengan pasien. Hasilnya adalah pengalaman layanan yang lebih personal, efisien, dan aman.
Selain inovasi teknologi, Bethsaida Hospital Serang juga memperkuat kapasitas medisnya dengan membuka Heart & Vascular Center, hasil kolaborasi dengan Jakarta Heart Center.
Layanan ini menyediakan penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah dari diagnosis hingga bedah kompleks, ditangani oleh dokter spesialis dan subspesialis berpengalaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?