Ilustrasi bakteri e. coli. (Shutterstock)
Penemuan ini membawa pesan penting bagi para pembuat kebijakan, pelaku industri makanan, dan masyarakat luas. Langkah-langkah yang direkomendasikan antara lain:
- Pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, khususnya yang berbahan polystyrene.
- Pengembangan teknologi pengolahan limbah plastik yang mampu menghancurkan partikel nano.
- Riset lanjutan tentang interaksi nanoplastik dengan mikroba dan jaringan manusia.
- Pendidikan konsumen dan pelaku industri makanan untuk memahami risiko tersembunyi dari kontaminan plastik.
“Nanoplastik ada di mana-mana—di air, makanan, dan tubuh kita. Kita harus mengubah cara kita memproduksi dan membuang plastik,” pungkas Banerjee.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nanobiotechnology ini memperkuat urgensi kolaborasi lintas sektor dalam mengelola ancaman mikroplastik dan nanoplastik terhadap kesehatan global.
Dengan tindakan kolektif dan berbasis sains, risiko-risiko ini dapat ditekan dan masa depan pangan yang aman dan berkelanjutan bisa diwujudkan.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak