Padahal, menurut data, 1 orang dengan RSV bisa menularkan ke 3 orang lainnya, dan risiko penularan meningkat saat ada kegiatan massal seperti ibadah haji, liburan keluarga, atau acara kumpul bersama.
“RSV bukan hanya ancaman bagi paru-paru. Kami sering melihat pasien lansia dengan gagal jantung memburuk karena infeksi RSV,” ujar Dr. dr. Sally Aman Nasution, SpPD-KKV, FINASIM, FACP. “Pasien gagal jantung memiliki risiko rawat inap akibat RSV 7 kali lebih tinggi dibandingkan pasien tanpa komplikasi.”
Perlindungan Lansia = Perlindungan Keluarga
Kementerian Kesehatan RI telah menerapkan pendekatan Siklus Hidup dalam pelayanan kesehatan, termasuk untuk lansia. Hal ini dijelaskan oleh dr. Imran Pambudi, MPHM, Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan.
“Peningkatan edukasi mengenai perlindungan lansia sangat penting, mengingat tantangan kesehatan yang kompleks dan risiko penyakit pernapasan yang semakin tinggi. Kami mendorong masyarakat untuk berkonsultasi dengan tenaga medis dan memanfaatkan vaksinasi sebagai langkah preventif,” tambahnya.
Lebih dari itu, beban ekonomi akibat infeksi seperti RSV juga besar. Biaya perawatan untuk pneumonia akibat virus dapat mencapai lebih dari Rp7 juta per pasien JKN. Sementara, berdasarkan proyeksi, kasus RSV di Indonesia diperkirakan mencapai 9,7 juta kasus dalam 5 tahun ke depan.
dr. Calvin Kwan, Country Medical Director GSK Indonesia, menegaskan, “GSK telah lebih dari 50 tahun hadir di Indonesia, berkomitmen untuk mendukung masyarakat hidup sehat dan berkualitas di usia lanjut. Pencegahan melalui imunisasi adalah bagian penting dari strategi mewujudkan ageing gracefully.”
GSK juga aktif menyebarluaskan informasi melalui platform digital seperti microsite CegahRSV dan media sosial, agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan terhadap infeksi menular.
Jadi, melindungi lansia bukan hanya tanggung jawab negara, tapi juga tanggung jawab keluarga. Dengan memperkuat edukasi, memperluas cakupan imunisasi, dan meningkatkan kesadaran terhadap infeksi seperti RSV, kita bisa mewujudkan keluarga yang sehat dan lansia yang berdaya.
Baca Juga: Kakek di Ciracas Tewas Terpanggang, Dugaan Penyebab Kematiannya Bikin Merinding!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?