Suara.com - Sesi makan siang dengan semangkuk seblak pedas atau secangkir kopi susu andalan di sore hari seharusnya menjadi penambah semangat. Namun, kenikmatan itu seringkali harus dibayar mahal dengan sensasi panas dan terbakar yang menjalar dari ulu hati hingga ke kerongkongan.
Jika skenario ini terdengar familiar, selamat datang di klub penderita serangan asam lambung, sebuah 'penyakit' gaya hidup yang semakin akrab bagi kaum urban di Jakarta, Bandung, dan kota-kota besar lainnya.
Serangan asam lambung, atau dalam istilah medis disebut Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) jika sudah kronis, terjadi ketika asam dari lambung naik kembali ke esofagus (kerongkongan).
Ini bukan sekadar 'masuk angin' biasa. Sensasi terbakar (heartburn), rasa asam di mulut, hingga kesulitan menelan bisa sangat mengganggu produktivitas dan kenyamanan tidur.
Penyebabnya? Seringkali adalah kombinasi maut dari gaya hidup kita sendiri: makan terburu-buru, porsi besar, langsung rebahan setelah makan, stres pekerjaan, dan tentu saja, konsumsi makanan pemicu seperti gorengan, makanan pedas, dan kafein.
Sebelum Anda panik atau terus-menerus bergantung pada obat, kenali 7 jurus 'pemadam api' ini untuk meredakan serangan asam lambung dengan cepat dan efektif.
1. Ubah Posisi: Duduk Tegak, Jangan Pernah Rebahan!
Ini adalah pertolongan pertama paling fundamental. Saat serangan terjadi, insting pertama mungkin ingin berbaring untuk meredakan rasa tidak nyaman. JANGAN LAKUKAN ITU!
Posisi berbaring justru akan membuat asam lambung semakin mudah naik ke kerongkongan. Segera duduk tegak atau berdiri. Biarkan gravitasi menjadi teman Anda, membantu menahan asam tetap berada di dalam lambung, tempat seharusnya ia berada.
Baca Juga: Sereal Sehat Berbahan Umbi Garut, Pilihan Aman untuk Penderita Maag dan GERD
2. Longgarkan Semua yang Ketat
Celana jeans yang terlalu pas di pinggang, ikat pinggang yang dikencangkan maksimal, atau bahkan pakaian dalam yang ketat bisa menjadi musuh dalam selimut.
Tekanan eksternal pada area perut dapat mendorong isi lambung ke atas. Saat serangan melanda, segera longgarkan ikat pinggang dan kancing celana Anda. Langkah sederhana ini dapat memberikan kelegaan instan dengan mengurangi tekanan pada katup antara lambung dan esofagus.
3. Minum Air Putih Hangat (Secukupnya)
Menenggak segelas air putih hangat secara perlahan bisa membantu menetralkan dan mengencerkan asam lambung yang naik. Air juga membantu membersihkan kerongkongan dari sisa-sisa asam yang mengiritasi.
Tapi ingat, jangan minum terlalu banyak dalam satu waktu karena justru bisa membuat lambung semakin penuh dan memperburuk tekanan. Cukup beberapa teguk kecil secara berkala.
Tag
Berita Terkait
-
Sereal Sehat Berbahan Umbi Garut, Pilihan Aman untuk Penderita Maag dan GERD
-
Novita Angie Curhat Sering Masuk UGD karena Asam Lambung, Dokter Ungkap Sebabnya
-
Madu + Kunyit: Rahasia Dokter Sembuhkan GERD dan Tukak Lambung Secara Alami
-
Viral Anak Kos Ditemukan Meninggal, Ini Fakta Mengerikan Asam Lambung
-
GERD Kambuh Lagi? Coba Atasi dengan 6 Tips Sederhana Ini!
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik