Suara.com - Siloam Hospitals dengan bangga mengumumkan pencapaiannya sebagai salah satu dari Perusahaan Paling Tepercaya di Dunia Tahun 2025 atau World’s Most Trustworthy Companies 2025 versi Newsweek yang bekerja sama dengan lembaga riset internasional Statista. Dalam daftar prestisius ini, Siloam tercatat di antara 1.000 perusahaan paling terpercaya di dunia yang mewakili 23 industri berbeda.
Secara khusus di sektor layanan kesehatan, Siloam menempati peringkat ke-24 secara global, sekaligus menjadi salah satu dari hanya dua perusahaan layanan kesehatan asal Indonesia yang menerima pengakuan ini.
Capaian ini menegaskan bahwa perusahaan layanan kesehatan Indonesia mampu hadir dan diakui sejajar dengan institusi kesehatan kelas dunia.
Proses penilaian oleh Newsweek dan Statista sendiri dilakukan melalui metodologi riset yang ketat dan independen. Lebih dari 65.000 responden global dilibatkan dalam survei disertai analisis atas lebih dari 500.000 percakapan dan penyebutan di media sosial.
Dengan dasar data yang kuat ini, pencapaian Siloam bukan sekadar penghargaan simbolis, melainkan juga pengakuan atas kredibilitas dan reputasi yang teruji.
Pengakuan Global dan Kebanggaan Nasional
Pencapaian ini tidak hanya menambah daftar prestasi Siloam di tingkat internasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di peta global layanan kesehatan. Keberhasilan ini juga mencerminkan dedikasi seluruh jajaran manajemen, tenaga medis, dan staf Siloam yang setiap hari menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan berlandaskan nilai-nilai integritas.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa perusahaan Indonesia dapat bersaing dan diakui secara internasional. Bagi kami, hal ini adalah kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan layanan kesehatan yang membawa dampak positif bagi masyarakat Indonesia,” ujar Caroline Riady, CEO Siloam International Hospitals.
Kepercayaan sebagai Fondasi Layanan Kesehatan
Baca Juga: Pemerintah Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pengusaha UMKM, Dukung UMKM Naik Kelas
Di dunia kesehatan, kepercayaan adalah nilai tertinggi. Setiap hari, pasien dan keluarga mereka mempercayakan kesehatan bahkan kehidupan kepada tenaga medis. Dengan pengakuan ini, Siloam menegaskan bahwa komitmen terhadap transparansi, kualitas, dan etika layanan kesehatan telah diapresiasi tidak hanya oleh masyarakat dalam negeri, tetapi juga komunitas internasional.
“Dalam dunia kesehatan, kepercayaan adalah fondasi. Pasien mempercayakan kesehatan mereka kepada kami. Itulah sebabnya penghargaan ini tidak hanya sebuah pengakuan, tetapi juga konfirmasi bahwa masyarakat, karyawan, dan investor telah menaruh keyakinan kepada Siloam,” tambah Caroline.
Komitmen Siloam untuk Masa Depan
Selain menjaga kepercayaan masyarakat, penghargaan World’s Most Trustworthy Companies 2025 juga menjadi dorongan bagi Siloam untuk terus berinovasi. Inovasi ini penting untuk menjawab tantangan berbagai persoalan kesehatan serta memenuhi tuntutan atas kualitas pelayanan.
Karena itu, Siloam berkomitmen untuk meningkatkan standar medis, mengembangkan teknologi kesehatan digital, memperkuat jaringan rumah sakit di seluruh Indonesia, serta memastikan pasien mendapatkan pengalaman yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Saat ini, Siloam mengoperasikan 41 rumah sakit dan 73 klinik di berbagai wilayah, dengan dukungan tenaga medis dan profesional kesehatan yang berpengalaman serta berkualitas tinggi.
Dalam penerapan teknologi terbaru, jaringan Siloam telah memperkenalkan penggunaan robot bedah Da Vinci Xi untuk bidang urologi, digestif, dan obstetri-ginekologi, serta robot Cuvis untuk tindakan knee replacement. Kehadiran teknologi ini memberikan kenyamanan lebih bagi pasien karena bersifat minim invasif dan mempercepat proses pemulihan.
Dengan fondasi kepercayaan yang kuat, Siloam optimistis dapat menjadi penyedia layanan kesehatan yang bukan hanya terpercaya di Indonesia, tetapi juga berdaya saing di tingkat global. ***
Berita Terkait
-
Pemerintah Pastikan Pajak UMKM Tetap 0,5 Persen, Cak Imin: Harus Diterapkan Selamanya
-
Pemerintah Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pengusaha UMKM, Dukung UMKM Naik Kelas
-
BRI dan MedcoEnergi Kolaborasi: Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat UMKM
-
Pemerintah Fasilitasi UMKM Perumahan untuk Akses Pembiayaan
-
Belasan UMKM Lokal Bagikan Ribuan Makanan Gratis dalam Aksi #LokalBantuWarga
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga