- Tren kebugaran personal berbasis data makin populer.
- Gym kini hadirkan AI & ekosistem terintegrasi, sesuaikan latihan dengan data tubuh, efisienkan olahraga.
Pakar psyche-soma dan pendiri Pause & Play, Prisca Andjani, menekankan pentingnya keseimbangan antara tubuh dan pikiran. “Tubuh dan pikiran itu satu kesatuan. Emosi yang tidak terekspresikan bisa menetap di tubuh,” katanya. Ia menyebut, banyak orang berolahraga untuk memperkuat fisik, namun lupa bahwa kesehatan emosional juga menentukan daya tahan tubuh.
Prisca menilai kolaborasi antara pusat kebugaran dan terapis mental seperti dirinya dapat membantu individu menemukan potensi terbaiknya. “Kita perlu ruang jeda yang aman untuk kembali mendengar tubuh sendiri,” ujarnya.
5. Gaya Hidup dan Akses Publik
Sementara itu, aktor sekaligus Brand Ambassador Technogym, Yoshi Sudarso, melihat kebugaran sebagai bagian dari gaya hidup modern yang seharusnya mudah diakses. “Saya sudah nge-gym sejak 20 tahun lalu, tapi saat pertama tinggal di Jakarta pada 2017, sulit sekali mencari gym yang nyaman. Padahal ini kebutuhan dasar,” tuturnya.
Ia berharap dukungan pemerintah terhadap industri kebugaran bisa meningkat agar lebih banyak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari, bukan sekadar tren sementara.
Berita Terkait
-
Nyaris Jadi Korban! Nenek 66 Tahun Ceritakan Kengerian Saat Atap Arena Padel Ambruk di Depan Mata
-
5 Rekomendasi Sunscreen yang Tidak Bikin Mata Perih, Aman Dipakai untuk Nge-gym dan Lari
-
Bukan Sekadar Olahraga Elite, Golf Jadi Magnet Gaya Hidup Baru
-
Pelatih Cremonese Buka-bukaan Kondisi Emil Audero, Ungkap Hal Mengerikan sampai Harus Menghilang
-
Apakah Adidas Samba Bisa Dipakai Olahraga? Ini 5 Varian yang Paling Dicari
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?