Beliau melanjutkan, “Air yang terlihat jernih belum tentu bersih dan aman, karena kontaminasi sering kali tidak dapat dilihat atau dirasakan. Karena itu, memilih merek air minum yang konsisten menjaga kualitas dan proses produksinya menjadi hal yang sangat penting.”
3. Mematuhi Regulasi yang Berlaku di Indonesia
Saat membeli air kemasan, pastikan produk tersebut memiliki izin edar dari BPOM dan sertifikasi mutu sesuai standar nasional (SNI). Produk dengan izin resmi memastikan kontrol kualitas yang lebih ketat dan jaminan keamanan dari kontaminan berbahaya.
4. Berasal dari Sumber Air Tepercaya
Sumber air turut menentukan tingkat keamanan sebelum air diolah dan dikonsumsi. Air yang berasal dari sumber tepercaya biasanya memiliki sistem pengawasan dan pengolahan yang lebih baik sehingga tidak perlu direbus terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.
Perlu diketahui, air minum berupa rebusan air keran, sumur, atau air tanah masih berpotensi menyisakan kontaminan tertentu yang dapat bertahan pada suhu mendidih.
Jadi, sebaiknya pilihlah air minum yang berasal daris sumber tepercaya dan sudah terjamin keamanannya. Dengan begitu, airnya siap minum tanpa harus merebus atau mengolahnya terlebih dahulu.
Mengenali berbagai ciri-ciri air minum yang aman dikonsumsi di atas menjadi salah satu upaya dalam menjaga tubuh dari ancaman penyakit berbahaya. Yuk, lebih selektif dalam memilih air minum dari sekarang! ***
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Ransel Tas Siaga Bencana Terbaik: Tahan Air, Kuat, Siap Hadapi Segala Situasi!
-
Apa Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan? Ini 5 Pilihan Murah di Bawah Rp20 Ribu
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Kena Hujan? Ini 5 Rekomendasi Selis Anti Air Terbaik
-
Apakah HP Kemasukan Air Bisa Diperbaiki? Ini 5 Rekomendasi Ponsel Tangguh Tahan Air
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?