- Bubbly Buds memperkenalkan moldable foam soap, mengubah waktu mandi menjadi pengalaman bermain berbasis sensory play menyenangkan.
- Aktivitas membentuk foam saat mandi melatih motorik halus, merangsang kreativitas, serta mendukung perkembangan saraf anak.
- Inovasi ini lahir dari kebutuhan mengatasi drama mandi, kini menciptakan ikatan emosional positif antara orang tua dan anak.
Suara.com - Bagi banyak orang tua, waktu mandi sering kali identik dengan drama kecil di rumah. Mulai dari anak yang menolak masuk kamar mandi hingga tangisan yang tak terhindarkan, rutinitas sederhana ini kerap berubah menjadi “perjuangan” harian.
Namun kini, pendekatan baru mulai hadir dengan menggabungkan aktivitas mandi dan bermain dalam satu pengalaman yang menyenangkan, sekaligus bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.
Melalui inovasi seperti moldable foam soap dari brand lokal Bubbly Buds, mandi tidak lagi sekadar aktivitas membersihkan tubuh. Sabun berbentuk foam lembut ini dapat dibentuk dan dimainkan, memberi ruang bagi anak untuk berkreasi langsung saat mandi.
Dengan tekstur yang ringan dan mudah dibentuk, anak bebas menciptakan berbagai bentuk mulai dari awan, karakter lucu, hingga objek imajinatif lainnya, menjadikan kamar mandi sebagai ruang eksplorasi yang seru.
Pendekatan ini sejalan dengan konsep sensory play, yaitu aktivitas bermain yang melibatkan berbagai indera anak secara bersamaan.
Saat anak meremas, membentuk, dan memutar foam, mereka tidak hanya bermain, tetapi juga melatih motorik halus yang penting untuk perkembangan kemampuan menulis dan koordinasi tangan.
Di saat yang sama, aktivitas ini merangsang kreativitas dan imajinasi, karena anak belajar menciptakan sesuatu dari apa yang mereka bayangkan.
Lebih jauh lagi, sensory play juga berperan dalam perkembangan otak anak. Aktivitas seperti bermain foam membantu membentuk koneksi saraf baru yang mendukung proses belajar, memori, hingga kemampuan memecahkan masalah.
Tidak hanya itu, tekstur foam yang lembut dan “squishy” memberikan efek menenangkan, membantu anak lebih rileks dan nyaman. Hal ini membuat mandi tidak lagi menjadi aktivitas yang menegangkan, tetapi justru menjadi momen yang dinantikan.
Baca Juga: Bacaan Niat Mandi Wajib setelah Haid dan Tata Caranya sesuai Sunnah
Interaksi yang terjadi selama bermain juga membuka peluang bagi anak untuk mengembangkan kemampuan sosial dan komunikasi.
Ketika orang tua ikut terlibat, momen mandi berubah menjadi waktu bonding yang berkualitas, di mana anak belajar berinteraksi, berbagi, dan mengekspresikan diri dengan lebih bebas.
Foam dan bubble sendiri dikenal sebagai media sensory play yang efektif karena mampu memberikan stimulasi multi indera sekaligus.
Teksturnya yang lembut membuat anak merasa aman, sementara kombinasi visual, sentuhan, dan gerakan membantu mereka memahami dunia melalui pengalaman langsung.
Bahkan, dalam konteks terapi, aktivitas bermain dengan foam kerap digunakan untuk melatih fokus, koordinasi, dan perencanaan gerak anak.
Founder Bubbly Buds Indonesia, Louisa Jane Surjana, mengungkapkan bahwa inovasi ini lahir dari pengalaman pribadi sebagai orang tua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi