Health / Konsultasi
Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB
Ilustrasi Hantavirus [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Kemenkes mendeteksi 23 kasus positif Hantavirus di sembilan provinsi Indonesia.

  • Tiga pasien meninggal dunia akibat infeksi Hantavirus.

  • DKI Jakarta dan DIY menjadi wilayah dengan temuan kasus terbanyak.

Di Indonesia, Hantavirus bukanlah ancaman baru karena penelitian menunjukkan keberadaan virus ini telah terdeteksi sejak tahun 1980-an.

Data Kemenkes mengungkapkan bahwa sekitar 11,6 persen populasi manusia di Indonesia pernah terpapar, sementara tingkat infeksi pada populasi tikus sebagai reservoir utama dapat mencapai 34 persen.

Edukasi tentang Hantavirus. (Kemenkes RI)

Meskipun sering tidak disadari, Kementerian Kesehatan mengategorikan virus ini sebagai penyakit emerging yang berpotensi menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat karena peredarannya aktif di lingkungan padat rodensia.

Sebagai bentuk kewaspadaan, Kementerian Kesehatan terus memantau kasus domestik dan merespons notifikasi internasional, seperti pada kasus kontak erat dari kapal pesiar MV Hondius.

Langkah cepat yang diambil meliputi penyelidikan epidemiologi, koordinasi lintas sektor, dan pemeriksaan laboratorium intensif di RSPI Sulianti Saroso.

Meskipun hasil pengujian pada kasus tersebut dinyatakan negatif, upaya pemantauan ketat tetap dilakukan untuk mencegah penyebaran virus di dalam negeri.

Load More