Ilustrasi virus Ebola (freepik)
Baca 10 detik
- Langkah Kemenkes cegah virus Ebola diperketat di bandara dan pelabuhan.
- Kemenkes cegah virus Ebola merespons status darurat global WHO.
- Masyarakat diimbau untuk mencegah dan mengenali gejali virus Ebola.
Gejala dan Cara Penularan Virus Ebola
Ebola bukan penyakit sembarangan. Tingkat fatalitasnya rata-rata mencapai 50 persen.
Penularannya terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh seperti darah, air liur, urin, hingga keringat dari orang atau hewan yang terinfeksi.
Gejala awal yang perlu diwaspadai muncul secara mendadak dalam kurun waktu 2 hingga 21 hari setelah terpapar, di antaranya:
- Demam tinggi mendadak.
- Tubuh lemas dan nyeri otot/sendi.
- Sakit kepala dan sakit tenggorokan.
- Muntah dan diare.
- Perdarahan yang tidak biasa (mimisan, batuk darah, atau berak darah).
Kemenkes mengimbau masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada. Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi kunci utama pencegahan.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga