Indotnesia - Jasa penukaran uang mulai menjamur di sejumlah titik Kawasan Kota Yogyakarta menjelang Lebaran 2022.
Menjelang akhir Ramadan, jasa penukaran uang mulai memunculkan keberadaannya. Sempat sepi ketika Lebaran tahun lalu, kini alternatif jasa penukaran uang baru mulai kembali marak.
Dari beberapa titik, posisi sekumpulan jasa penukaran uang di tengah kota yang paling terlihat mencolok.
Di Titik Nol Yogyakarta, tepatnya di seberang Bank Indonesia terlihat gerombolan jasa penukaran uang yang sedang mengipas-ngipaskan uang baru yang telah dibungkus plastik untuk menarik konsumen.
Jasa penukaran uang ini biasanya akan menyiapkan uang pecahan, mulai dari seribuan, 2 ribuan, 5 ribuan, 10 ribuan, 20 ribuan, 50 ribuan, hingga 100 ribu rupiah.
Akan tetapi, menurut para penjaja, uang yang paling banyak ditukarkan adalah pecahan Rp10.000 dan Rp20.000. Karena pecahan dengan nominal tersebut dianggap jumlah yang pas sebagai angpau Lebaran untuk diberikan pada anak-anak.
Lengkap dengan baju pajang, masker, dan tas kecil di badannya, para penjaja uang ini berjejer di pinggir jalan sekitaran Monumen Serangan Umum 1 Maret. Penataannya pun cukup minimalis, hanya menggunakan kursi, meja kecil, dan banner yang tertempel pada meja bertuliskan 'jasa penukaran uang baru'.
Budaya penukaran uang baru memang tak lepas dari budaya salam tempel saat Lebaran. Pasalnya, uang baru yang masih kaku, mulus, dan tidak lecek memang lebih diminati oleh anak-anak sebagai salam tempel saat Lebaran nanti.
Walau harus membayar biaya tambahan sekitar 10 persen dari nominal yang ditukarkan, alternatif jasa penukaran uang ini ternyata lebih ramai peminat. Alasannya karena dirasa lebih mudah tak perlu repot mengantre di bank.
Keberadaanya yang tepat di pinggir jalan-jalan besar membuat para konsumen mudah mengenalinya. Beberapa penjaja bahkan melayani konsumen tanpa harus turun dari kendaraannya.
Biar begitu, menukarkan uang pada jasa penukaran uang tidak resmi sebenarnya memiliki risiko. Oleh karena itu, sebaiknya sempatkan diri untuk memeriksa kualitas dan keaslian uang dengan metode 3D (dilihat, diraba, diterawang).
Jangan lupa untuk menghitung kembali jumlah uang sebelum meninggalkan tempat transaksi dan pastikan sesuai dengan nominal yang Anda tukarkan.
Berita Terkait
-
Dari Buku ke Panggung: Serunya Jelajah Yogyakarta Menuju Sarga Festival 2026
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
#NgobroldiMeta: Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Jurnalisme Berkualitas
-
Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar
-
PSIM Yogyakarta Dapat Kabar Gembira, Cedera Dua Pemain Asing Tunjukkan Perkembangan Positif
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat