Indotnesia - Jalan Malioboro kena imbas lantaran volume kendaraan yang masuk ke Yogyakarta meningkat drastis pada libur Lebaran 2022.
Yogyakarta sebagai salah satu tempat tujuan pariwisata yang populer, tentu mengundang banyak wisatawan domestik untuk berkunjung, salah satunya ke Jalan Malioboro. Apalagi kegiatan berwisata ini sempat ditiadakan pada dua kali libur Lebaran sebelumnya karena pandemi.
Alhasil, berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, yang dikutip dari Suara.com (4/5/2022), lebih dari 700 ribu kendaraan masuk ke Jogja, terhitung sejak 25 April hingga 4 Mei 2022.
Dengan jumlah kendaraan mencapai ratusan ribu, Kota Jogja yang kecil tentu tidak mampu menampung pengunjung dan akses kendaraan yang membludak.
Akibatnya, kawasan Malioboro yang menjadi pusat perkumpulan wisatawan macet. Bahkan, sepanjang bahu jalan Malioboro sempat dijadikan parkir mobil oleh para wisatawan.
Hal tersebut terlihat dari unggahan foto yang beredar di media sosial. Salah satunya, unggahan warganet Twitter @rasyidsptra yang memperlihatkan bahu Jalan Malioboro yang penuh dengan mobil.
"Pagi ini banyak mobil parkir di bahu jalan malioboro, ditinggal sama supir marai soyo macet," keterangan dalam unggahan Twitter @rasyidsptra, Kamis (5/5/2022).
Postingan foto parkir sembarang di bahu jalan tersebut yang telah menandai akun Twitter @merapi_uncover dan @JogjaUpdate ramai dan lantas menjadi viral di media sosial. Tak sedikit pula beredar video yang memperlihatkan kemacetan Jalan Malioboro.
Menanggapi hal tersebut, melalui keterangan di akun Twitter @PemkotJogja, Satlantas Polres Jogja bersama Dinas Perhubungan telah melakukan penindakan berupa pemberian e-tilang terhadap kendaraan yang parkir sembarangan di bahu Jalan Malioboro tersebut.
Namun, hingga pagi tadi masih saja terlihat pengendara yang memarkirkan kendaraannya di bahu Jalan Malioboro. Padahal, di sepanjang Jalan Malioboro ada rambu-rambu yang mengisyaratkan larangan berhenti maupun parkir di sepanjang jalan.
Dilansir dari Suara.com Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho menyatakan, pemilik mobil yang ditilang melanggar rambu-rambu yang ada.
"Sudah ada yang bertugas untuk mengawasi parkir kendaraan tapi memang ada yang bandel. Kami imbau agar tetap menjaga kelancaran arus. Parkir di tempat yang sudah disediakan dan ikuti rambu yang ada," ujar Agus.
Saat ini polisi masih melakukan rekayasa buka tutup jalan untuk memecah kemacetan. Akses masuk Jalan Malioboro lewat Jalan Mataram masih dibuka, sementara akses jalan masuk ke Malioboro dari arah Kota Baru ditutup.
Volume kendaraan yang meningkat pada libur Lebaran 2022 bukan hanya membuat kota Jogja macet dipenuhi kendaraan, tetapi ulah wisatawan nakal juga membuat alun-alun kota Jogja menjadi kotor banyak sampah.
Hal itu terlihat dari video yang diunggah oleh akun Twitter @JogjaUpdate, pada Kamis (5/5/2022) yang memperlihatkan kondisi alun-alun yang dipenuhi sampah berserakan. Unggahan itu juga menambahkan keterangan, “lun alune reget”.
Para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta diharapkan tetap tertib dan bijak agar aman dan nyaman ketika berwisata.
Berita Terkait
-
Sahur Jogja Jam Berapa? Ini Tips Menjalaninya dengan Berkah
-
Masjid Apa Saja yang Sediakan Sahur Gratis di Jogja? Ini Daftar 7 Lokasinya
-
5 Tempat Bukber Estetik di Jogja, Harga Terjangkau Mulai Rp5 Ribuan Saja
-
BEM se-DIY Gelar Aksi Damai di Malioboro, 400 Personel Polisi Siaga Humanis
-
5 Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu di Jogja untuk THR Lebaran, Bebas Antre Dapat Uang Baru!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter