Indotnesia - Sepanjang 2022, tercatat tiga startup Indonesia yaitu TaniHub, LinkAja, dan Zenius melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK karyawan. Tekanan ekonomi membuat sejumlah perusahaan rintisan tersebut memangkas jumlah karyawannya yang dikaitkan dengan fenomena bubble burst.
Terbaru, startup pendidikan Zenius Education melakukan PHK besar-besaran pada ratusan karyawan akibat tekanan ekonomi perusahaan.
“Setelah melalui evaluasi dan review peninjauan ulang komprehensif, Zenius mengumumkan telah melakukan PHK pada sekitar 200 karyawan,” ungkap manajemen Zenius dalam keterangan resmi pada Selasa (24/5/2022).
Sebelumnya, dompet digital besutan BUMN yakni LinkAja telah lebih dulu melakukan PHK ratusan karyawan.
Tumbangnya sejumlah startup atau perusahaan rintisan Indonesia dengan melakukan penghematan keuangan melalui PHK karyawan, memperkuat dugaan adanya fenomena ekonomi bubble burst yang sedang melanda industri startup di Indonesia.
Dilansir dari Suara.com, bubble burst atau ledakan gelembung merupakan siklus ekonomi yang ditandai dengan kenaikan nilai pasar yang cepat, terutama dalam harga aset. Kenaikan tersebut juga dibarengi oleh penurunan nilai yang cepat, atau kontraksi yang seringkali disebut sebagai ledakan gelembung atau bubble burst.
Fenomena ekonomi bubble burst terjadi salah satunya dengan kemunculan banyak startup di Indonesia namun tak sedikit pula yang gulung tikar.
Meski penyebab dan faktor-faktor yang menjadi dasar terjadinya bubble burst masih diperdebatkan oleh para ekonom, namun fenomena ini bisa teridentifikasi setelah adanya penurunan harga secara besar-besaran yang terjadi pada sebuah perusahaan.
Bisa terjadi kapan saja, fenomena gelembung ekonomi ini juga seringkali dikaitkan dengan perubahan perilaku investor yang akan banyak melakukan pembelian aset yang sedang booming.
Oleh karena itu, suntikan dana investor seringkali dimanfaatkan oleh startup untuk membakar uang demi menaikkan nilai perusahaan. Sayangnya, hal tersebut bukan ekosistem yang baik untuk dilakukan karena dapat memicu terjadinya fenomena bubble burst.
Berita Terkait
-
Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya
-
Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon Hingga Parade Planet
-
Fenomena Shower Thoughts: Kenapa Ide Cemerlang Muncul Pas Lagi Sabunan?
-
Terhalang Mendung dan Hujan, Warga di TIM Saksikan Gerhana Bulan via Streaming
-
Parade 6 Planet Siap Hiasi Langit di 28 Februari 2026, Catat Waktu Terbaik Melihatnya
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Sidoarjo Pride! Dari Kota Udang ke Dunia Digital, Cerita Bimasakti Bikin Transaksi Makin Simpel
-
Rahasia UMKM Candyco 'Naik Kelas' Berkat Dukungan Ekosistem Digital BRI
-
Update Harga PS5 2026, Naik Imbas Krisis RAM Global
-
Rekam Jejak Praka Farizal: Sukses di Papua Hingga Lolos Seleksi Ketat Penugasan Lebanon
-
Salatiga Bersiap Jadi Pusat Padel Nasional: Visi Ambisius PBPI untuk Olahraga Modern
-
Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
-
Buka Lahan Pemakaman Baru, Pemkot Jakbar Relokasi 128 KK
-
Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan
-
Gerakan Wangikan Masjid, Enesis Gandeng Baznas Sasar 100 Titik
-
Pertama di Jawa Tengah: RS Telogorejo Terapkan Robot untuk Operasi Lutut dengan Presisi Tinggi