/
Rabu, 25 Mei 2022 | 15:07 WIB
Freepik/master1305

Indotnesia - Sepanjang 2022, tercatat tiga startup Indonesia yaitu TaniHub, LinkAja, dan Zenius melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK karyawan. Tekanan ekonomi membuat sejumlah perusahaan rintisan tersebut memangkas jumlah karyawannya yang dikaitkan dengan fenomena bubble burst.

Terbaru, startup pendidikan Zenius Education melakukan PHK besar-besaran pada ratusan karyawan akibat tekanan ekonomi perusahaan.

“Setelah melalui evaluasi dan review peninjauan ulang komprehensif, Zenius mengumumkan telah melakukan PHK pada sekitar 200 karyawan,” ungkap manajemen Zenius dalam keterangan resmi pada Selasa (24/5/2022).

Sebelumnya, dompet digital besutan BUMN yakni LinkAja telah lebih dulu melakukan PHK ratusan karyawan. 

Tumbangnya sejumlah startup atau perusahaan rintisan Indonesia dengan melakukan penghematan keuangan melalui PHK karyawan, memperkuat dugaan adanya fenomena ekonomi bubble burst yang sedang melanda industri startup di Indonesia.

Dilansir dari Suara.com, bubble burst atau ledakan gelembung merupakan siklus ekonomi yang ditandai dengan kenaikan nilai pasar yang cepat, terutama dalam harga aset. Kenaikan tersebut juga dibarengi oleh penurunan nilai yang cepat, atau kontraksi yang seringkali disebut sebagai ledakan gelembung atau bubble burst.

Fenomena ekonomi bubble burst terjadi salah satunya dengan kemunculan banyak startup di Indonesia namun tak sedikit pula yang gulung tikar.

Meski penyebab dan faktor-faktor yang menjadi dasar terjadinya bubble burst masih diperdebatkan oleh para ekonom, namun fenomena ini bisa teridentifikasi setelah adanya penurunan harga secara besar-besaran yang terjadi pada sebuah perusahaan.

Bisa terjadi kapan saja, fenomena gelembung ekonomi ini juga seringkali dikaitkan dengan perubahan perilaku investor yang akan banyak melakukan pembelian aset yang sedang booming.

Oleh karena itu, suntikan dana investor seringkali dimanfaatkan oleh startup untuk membakar uang demi menaikkan nilai perusahaan. Sayangnya, hal tersebut bukan ekosistem yang baik untuk dilakukan karena dapat memicu terjadinya fenomena bubble burst.

Load More