Indotnesia - Dunia hiburan Tanah Air berduka setelah artis senior Rima Melati meninggal dunia pada Rabu (23/6/2022). Kepergian sang artis legenda diakibatkan sakit dekubitus, cedera pada kulit dan jaringan tubuh. Sebelumnya, ia juga sempat melawan penyakit kanker payudara sejak 1990-an.
Menjadi salah satu sosok artis ternama di Indonesia, Rima Melati dikenal sebagai seniman yang cemerlang dan mendapatkan sejumlah penghargaan bergengsi berkat aktingnya.
Semasa hidup, perempuan dengan nama asli Marjolien Tambajong tersebut telah membintangi puluhan judul film dan serial televisi. Untuk terus mengenang Rima Melati, berikut perjalanan hidup dan kariernya seperti dilansir dari Suara.com:
Profil Rima Melati
Lahir di Tondano, Sulawesi Utara pada 22 Agustus 1939, Rima Melati dikenal sebagai penyanyi, aktris, sutradara, dan model. Bakat seninya dalam dunia modelling, didapat dari pengaruh pekerjaan sang ibu Non Kawilarang, perancang dan perintis dunia mode Indonesia.
Sebelum dikenal dengan nama yang sekarang, dulunya artis senior tersebut memiliki nama panggilan Lientje. Hingga pada awal 1960-an, nama aslinya yang dinilai kebarat-baratan oleh Bung Karno diganti dengan Rima Melati.
Perjalanan hidupnya tak lepas dari peran serta sang suami, aktor Frans Tumbuan. Mereka menikah pada 3 Desember 1973 dan uniknya, keduanya ternyata telah dijodohkan sejak berusia satu tahun.
Bahtera rumah tangga yang jauh dari gosip miring membuat keduanya langgeng dan dianugerahi tujuh orang anak. Kemesraan Rima Melati dan Frans Tumbuhan akhirnya dipisahkan oleh maut, setelah Frans meninggal karena sakit diabetes pada 23 Maret 2015.
Perjalanan Karier
Baca Juga: Tak Cuma Paru-Paru, Merokok Bisa Berdampak Buruk pada Kesehatan Mata
Sejak 1958, Rima Melati diketahui telah membintangi film berjudul Djuara Sepatu Roda. Debut aktingnya sebagai pemeran utama terjadi pada 1961 saat berperan dalam film Kasih Tak Sampai.
Meski sempat vakum dari dunia hiburan, ibu 7 anak tersebut kemudian kembali ke layar lebar pada 1969 dengan berperan dalam film Big Village.
Selain aktif dalam dunia peran, lawan main Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie tersebut juga pernah tergabung dalam grup penyanyi Baby Dolls tahun 1960-an. Kelompok penyanyi tersebut beranggotakan Gaby Mambo, Baby Huwae, dan Indriati Iskak.
Setelah itu, di era tahun 70-an hingga 2000-an, karier Rima Melati sebagai aktris semakin melambung dengan mengisi panggung perfilman Tanah Air.
Sepanjang karier, karya film yang pernah dibintanginya diantaranya adalah Intan Berduri (1972), Perawan Malam (1974), Max Havelaar (Saijah dan Adinda) (1975), Di Balik Kelambu (1982), Kupu-kupu Putih (1983), Arini (Masih Ada Kereta yang Akan Lewat) (1987), Sesal (1994), dan Banyu Biru (2004).
Bakat akting yang membanggakan, membuat Rima Melati sempat meraih Piala Citra bersama Benyamin Sueb dalam Festival Film Indonesia 1973 kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik lewat film Intan Berduri.
Tak hanya itu, pemain sinetron Buku Harian Nayla tersebut juga pernah mendapatkan nominasi penghargaan Pemeran Pembantu Wanita terbaik di beberapa Festival Film Indonesia yaitu dalam film Kupu-Kupu Putih (1984), Tinggal Landas buat Kekasih (1985), Pondok Cinta (1986), Biarkan Bulan Itu (1987) dan Arini II (Biarkan Kereta Itu Lewat) (1989).
Di kancah internasional, Rima meraih penghargaan Best Supporting Actress dalam film Ungu Violet pada ajang Festival Film Asia Pasifik ke-50. Terakhir, Rima Melati meraih penghargaan Lifetime Achievement Awards pada Festival Film Bandung 2014.
Demikian kisah hidup Rima Melati, artis senior Indonesia yang wafat pada usia 84 tahun. Semoga namanya akan selalu harum dengan sejumlah karya legendaris yang pernah diperankannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah