Indotnesia - Menurut data National Cyber Security Index (NCSI), Indonesia menduduki peringkat ke-6 dalam indeks keamanan siber negara-negara Asia Tenggara pada 7 Maret 2022. Sedangkan secara global, Indonesia masuk dalam peringkat ke-83 dari 160 negara di dunia.
Peringkat indeks keamanan siber di Indonesia yang dinilai rendah patut diwaspadai agar tidak terjadi kebocoran data atau perangkat yang mudah diserang hacker.
Oleh karena itu, perlu dilakukan adanya peningkatan keamanan yang bisa dilakukan secara individu dengan memanfaatkan fitur Google.
Dilansir dari Suara.com, terdapat 4 langkah mudah untuk meningkatkan keamanan siber yang dijelaskan oleh Google Indonesia, yaitu:
1. Rutin Mengecek Akun Google
Cara mengecek akun Google cukup mudah, yaitu buka halaman browser Google Chrome dan klik bagian kanan atas lingkaran foto profil lalu pilih “Manage Your Google Account”.
Fitur tersebut akan menunjukkan berbagai hal yang berkaitan dengan keamanan akun, seperti mengontrol privasi di internet dan mengecek dengan aplikasi serta layanan apa saja yang terhubung pada akun Google.
2. Manfaatkan Fitur Security Checkup
Pada pengaturan akun Google terdapat pilihan Security yang di dalamnya tersedia fitur Security Checkup.
Baca Juga: Perjalanan Karier Witan Sulaeman hingga Resmi Bergabung dengan Klub Liga Slovakia
Fitur tersebut akan menjelaskan mode keamanan apa saja yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna untuk menjaga akun, seperti verifikasi dua langkah hingga fitur khusus guna sebagai pengingat kata sandi.
Selain itu, pengguna juga dapat melihat perangkat yang terhubung dengan akun Google, sehingga bisa segera mengetahui jika ada pihak lain yang memanfaatkan atau membobol keamanan akun tersebut.
3. Gunakan Fitur Password Checkup
Langkah mudah tingkatkan keamanan siber salah satunya juga bisa dilakukan dengan memeriksa ketangguhan kata sandi atau password pada akun Google.
Kamu bisa melakukannya dengan memanfaatkan fitur Password Checkup yang menjadi bagian dari opsi Security dan secara detail menunjukkan sejumlah aplikasi atau situs website yang sering dikunjungi.
Lewat fitur ini, Google akan memberikan rekomendasi terkait jenis kata sandi yang digunakan termasuk kuat atau lemah.
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Inflasi Sumsel Menurun, Tekanan Harga Masih Mengalir di Sektor Konsumsi
-
Enam Kali Beraksi di Magetan, Petualangan Maling Motor Asal Sidoarjo Berakhir di Tangan Polisi
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Bukan Sekadar Hobi, Menggambar Diusulkan Jadi Gerakan Nasional: Mei Dipilih Jadi Momennya
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang