Indotnesia - Keluarga Glazer selaku pemilik saham mayoritas Manchester United (MU) resmi mengumumkan akan menjual klub yang dikelolanya sejak 2005.
Hal tersebut diumumkan lewat laman resmi Manchester United, pada Rabu (23/11/2022) setelah Cristiano Ronaldo hengkang dari Old Trafford.
“Manchester United plc (NYSE:MANU), salah satu klub olahraga paling sukses dan bersejarah di dunia, hari ini mengumumkan bahwa Dewan Direksi Perusahaan memulai proses untuk menjajaki alternatif strategis bagi klub," tulis pernyataan resmi MU.
"Sebagai bagian dari proses ini, Dewan akan mempertimbangkan semua alternatif strategis, termasuk investasi baru ke dalam klub, penjualan, atau transaksi lain yang melibatkan Perusahaan," lanjutnya.
Pengumuman tersebut menjadi kabar mengejutkan dari raksasa Premier League. Terutama terkait rencana Keluarga Glazer yang berencana menjual aset mereka tersebut.
Oleh sebab itu, Keluarga Glazer pun jadi perbincangan dan sorotan publik. Bagi kamu yang belum mengenal pemilik saham utama MU tersebut, berikut profilnya.
Mengenal Keluarga Glazer
Keluarga Glazer dikenal sebagai salah satu keluarga konglomerat asal Amerika Serikat dengan nilai kekayaan sebesar 4,7 miliar dolar atau sekitar Rp73,8 triliun.
Keluarga satu ini dikenal tak lepas dari popularitas Malcolm Glazer, seorang pria kelahiran New York tahun 1928 yang memulai usaha sebagai penjual jam tangan.
Baca Juga: Aksi Tutup Mulut Timnas Jerman di Piala Dunia 2022 Jadi Sorotan, Ini Maknanya
Kekayaan Glazer lantas meningkat berkat kepiawaiannya dalam berinvestasi dan memulainya dengan membeli National Bank of Savanah di New York pada 1963.
Keluarga Glazer lantas melanjutkan ke investasi lain, seperti stasiun televisi, real estate hingga perusahaan kesehatan.
Pada tahun 2005, Glazer membeli MU seharga Rp15,2 triliun atau sekitar 28,7 persen saham yang dipegang oleh McManus dan Magnier.
Kepemilikan MU oleh keluarga Glazer dilakukan lewat perusahaan First Allied Corporation, perusahaan yang juga memiliki tim American Football Tampa Bay Buccaneers.
Pengambilalihan klub yang dilakukan oleh Keluarga Glazer ternyata disambut negatif oleh para penggemar MU.
Pasalnya, akibat uang pembelian saham yang berasal dari utang, membuat Manchester United yang semula merupakan klub bebas hutang, menjadi dibebani dengan hutang sebesar 540 juta pundsterling atau sekitar Rp10,8 triliun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon
-
Perpustakaan Tubuh yang Diam-Diam Membusuk
-
Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang
-
Sinopsis Gold Land, Park Bo Young Terlibat Kasus Emas dan Pengkhianatan
-
3 Rekomendasi Mobil Listrik Paling Murah 2026, Cocok buat Harian
-
Beda Usia 53 Tahun, Pernikahan Haji Buhari Dengan Anak 18 Tahun Disorot Publik
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
BRI Region 4 Palembang Gaspol Perluas Inklusi, Jaringan Agen BRILink Tumbuh Signifikan 18,82 Persen
-
Realitas Pahit di Balik Gaji UMR: Saat Hidup Hemat Menjadi Cara Bertahan
-
Sinopsis My Royal Nemesis, Lim Ji Yeon Dirasuki Roh Penjahat Legendaris dari Joseon