Indotnesia - Tummy time atau tidur tengkurap menjadi salah satu aktivitas yang bisa ibu baru lakukan untuk bayinya, bahkan sejak mereka lahir. Yup, ibu nggak usah khawatir mencoba kegiatan ini bersama si kecil.
Apa itu tummy time? Tummy time adalah membaringkan bayi dengan perut di bawah atau posisi tengkurap dalam waktu singkat ketika mereka terbangun.
Tummy time merupakan bagian penting dari pertumbuhan normal bayi. Bahkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan agar bayi diletakkan pada posisi tengkurap saat bangun penuh dengan diawasi untuk membantu proses perkembangan motorik dan mencegah bentuk kepala belakang yang mendatar.
Lalu, apa saja manfaat tummy time untuk bayi? Berikut selengkapnya, seperti dilansir dari laman resmi National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat:
- Mencegah kepala belakang menjadi datar atau peyang
- Membuat otot leher dan bahu menjadi lebih kuat sehingga bayi bisa duduk, merangkak, dan berjalan
- Meningkatkan keterampilan motorik bayi, yakni menggunakan otot untuk bergerak dan menyelesaikan tindakan
Bagaimana dan kapan waktu yang tepat untuk memulai tummy time?
Sejak lahir atau sejak hari pertama bayi tiba di rumah, ibu bisa melakukan tummy time pada bayi 2-3 kali sesi setiap hari. Setiap sesinya hanya memerlukan waktu singkat yakni 3-5 menit.
Ketika bayi semakin bertumbuh dan menikmati waktu tengkurapnya, ibu bisa memperpanjang sesi tummy time. Dengan tummy time yang lebih banyak, maka bayi akan terbantu untuk membangun kekuatan untuk duduk, berguling, merangkak, dan berjalan.
Cara melakukan tummy time untuk bayi:
- Bentangkan selimut di area kosong di lantai. Untuk newborn, posisikan bayi tengkurap di dada atau pangkuan ibu selama beberapa menit.
- Lakukan tummy time singkat setelah mengganti popok atau setelah bayi bangun dari tidur siang.
- Letakkan mainan dalam jangkauan bayi untuk membantunya belajar bermain dan berinteraksi dengan lingkungan.
- Ibu juga bisa membantu bantuan orang yang dipercaya untuk duduk di depan bayi selama sesi tummy time untuk mendorong interaksi dan ikatan.
Mungkin awalnya bayi menjadi rewel dan frustasi, tapi ibu bisa memulai sesi pertama tummy time dalam durasi yang sangat singkat, kemudian perpanjang secara bertahap.
Baca Juga: Terancam Bangkrut, Begini Sejarah Singkat Tupperware Jadi Favorit Ibu-ibu
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
261 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Total 2.400 Orang Belum Ketemu
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
-
Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?
-
Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T
-
Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink
-
Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris
-
Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh
-
30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996
-
3 Rekomendasi Peeling Pad Mengandung AHA BHA: Wajah Halus, Noda Hitam Tersamarkan
-
Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau