Indotnesia - Netflix merilis serial film terbaru yang merupakan prekuel serial Bridgerton, yaitu serial romansa era regency di Netflix berjudul Queen Charlotte: A Bridgerton Story, pada Kamis (4/5/2023).
Serial yang mengusung tema sejarah ini dibintangi oleh Freddie Dennis, India Amarteifio, Golda Rosheuvel, Michelle Fairley, dan Ruth Gemmell.
Memiliki total 6 episode, serial film ini secara garis besar akan merangkum kisah perjalanan cinta Queen Charlotte yang diperankan oleh India Amarteifio dan King George (Corey Mylchreest) ketika masih muda.
Setelah tayang perdana, episode pertama film ini memiliki nilai rating 96% disukai oleh penonton versi Rotten Tomatoes dan masuk menjadi trending Twitter dengan lebih dari 3 ribu cuitan.
Lalu, siapa Queen Charlotte dan mengapa kisahnya menarik untuk diikuti serta diadaptasi menjadi sebuah serial film? Simak selengkapnya di bawah ini.
Siapa Queen Charlotte?
Queen Charlotte adalah Ratu Britania Raya dan Irlandia yang merupakan istri dari Raja George III yang lahir pada 19 Mei 1744.
Ia merupakan putri bungsu dari Adipati Charles Louis Frederick dari Mecklenburg-Strelitz, Pangeran Mirow (1708-1752) dan Putri Elisabeth Albertine dari Saxe-Hildburghausen (1713-1761).
Mecklenburg-Strelitz dulu merupakan bagian dari kadipaten di Jerman utara kecil yang berada di bawah Kekaisaran Romawi Suci.
Baca Juga: 10 Alasan Kenapa Menikah Muda Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Mental
Ia dijodohkan dengan Raja George III ketika ia berusia 17 tahun saat akan melamar sebagai calon permaisuri.
Karena dinilai tidak memiliki minat dalam politik kekuasaan, Charlotte kemudian terpilih untuk menikah dengan Raja George III yang berlangsung pada 8 September 1761 di Kapel Kerajaan Istana St. James
Setelah menikah, Queen Charlotte tinggal di dekat Istana St. James yang kemudian diperluas menjadi Istana Buckingham pada abad ke-19 sebagai tempat peristirahatan pribadi keluarga Raja.
Hal itu membuat Queen Charlotte menjadi ratu pertama yang menetap di Istana Buckingham dan menghabiskan sebagian besar waktunya di sana hingga tempat itu dikenal sebagai “Rumah Ratu”.
Dalam perjalanan pernikahannya, Queen Charlotte dan Raja George III memiliki 15 orang anak dan dua diantaranya meninggal dunia karena sakit.
Adapun anak mereka di antaranya anak pertama, yaitu George, Pangeran Wales dan termasuk dua raja Inggris masa depan, George IV dan William IV; Charlotte, Putri Kerajaan yang menjadi Ratu Wurttemberg; dan Pangeran Ernest Augustus, Raja Hanover.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Chery Tiggo Cross CSH Terbakar Hebat di Tol Jagorawi, Sistem Keamanan Jadi Pertanyaan
-
Daftar ASN yang Tidak Bisa WFH Tiap Hari Jumat, Ini Jabatan yang Dikecualikan Kemendagri
-
Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka
-
Patehan: Legasi Budaya Minum Teh Ala Raja di Royal Ambarrukmo Yogyakarta
-
Debut Kolaborasi Anime, YENA Bawakan Lagu Ending Digimon Beatbreak
-
Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025
-
'Saya Penguasa Citiis': Pria Arogan yang Viral di Tasikmalaya Akhirnya Tertunduk Lesu Minta Maaf
-
Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai
-
Gizi untuk Anak, Limbah Jangan Merusak: Ultimatum DLH Sukabumi untuk Pengelola SPPG
-
Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi