Gubernur Jateng Ganjar Pranowo baru-baru ini jadi sorotan gegara salah satu konten twitternya soal memugar rumah kader PDIP dihapus.
Dalam cuitannya Ganjar Pranowo mengungkapkan bertepatan dengan momentum ultah ke-50 PDIP, ia berencana memugar 50 rumah kader partai berlambang banteng itu yang tak layak huni.
Lebih lanjut sosok yang digadang bakal maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang itu menyebut yang pertama direnovasi yakni rumah dari Ketua Ranting PDP Desa Kapencaar, Kertek Wonosobo yang bernama Sumarwan.
"Menjelang Ultah @PDI_Perjuangan ke 50 saya berencana memugar 50 rumah kader yang kondisinya belum layak. Rumah Pak Sumarwan ini jadi yang pertama. Beliau Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Kpencar, Kertek, Wonosobo," cuitnya, Jumat (30/12/2022).
Tapi menjelang sore, cuitan itu sudah dihapus. Sejurus dengan postingan di Twitter, postingan di Instagram pribadi Ganjar Pranowo pun kerap raib terkait aksi sosial renovasi 50 rumah kader PDIP jelang HUT ke-50 PDIP itu.
Sebelum postingan Ganjar Pranowo itu raib, diketahui netizen telah membanjiri komentar terkait sumber dana dari aksi sosial tersebut. Pasalnya, dalam gambar tersebut, tampak kader PDIP memegang papan bantuan renovasi dengan jumlah Rp20 juta dan tertera logo Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas.
Dihapusnya cuitan di twitter Ganjar Pranowo terkait bantuan renovasi itu mendapat beragam komentar netizen.
"ndoro @ganjarpranowo kenapa cuitan ini kamu hapus??? Uang zakat dari umat kau pakai seenaknya sendiri untuk kepentingan partaimu dan untuk ambisi politikmu..emang bener-bener ngga ada adab," cuit Jojo.
'Opo kih?" tanya Ndok disertai cuitan twitter Ganjar Pranowo yang dihapus.
Baca Juga: Profil Ganjar Pranowo, Harta Kekayaannya Bertambah Rp1,2 Miliar Setahun Terakhir
"Kalau memugar 50 rumah kader partai pakai dana baznas gimana pak?" tanya Muhammad Awaluddin
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang