Suara Joglo - Kasus penipuan berkedok dukun palsu masih saja terjadi di negeri ini. Terbaru kasus di Kabupaten Gresik Jawa Timur ( Jatim ). Seorang dukun palsu dibekuk kepolisian sebab menipu korbannya.
Tersangka ini bernama M Yanto (43), warga Desa Menganti Kecamatan Menganti. Berbekal jenglote mainan Ia memperdayai korbannya bisa menggandakan uang. Total para korbannya ini telah menyetor uang Rp 656 juta.
Yanto biasa beraksi di rumah kontrakannya Perumahan Grand Verona Regency Bunder blok F7/16 Gresik. Praktiknya terbongkar saat salah satu korban berinisial MD melaporkan ke polisi karena ditipu oleh tersangka.
Saat itu korban MD memberikan uang Rp 65 juta. Tergiur omongan tersangka, korban memberikan tambahan lagi sebesar Rp 500 juta. Dari jumlah itu, tersangka berjanji bisa menggandakan uang Rp 3,9 miliar.
Namun janji itu tidak ditepati oleh tersangka. Sebab M. Yanto hanya bisa mengembalikan uang Rp 170 juta. Tak kunjung diberi sisa pengembalian uang yang telah disetor, MD mengaku mengalami kerugian Rp 395 juta.
"Modus tersangka bisa menjanjikan uang dua kali lipat. Tapi kenyataannya yang ditunjuk merupakan uang mainan. Yang ditumpuk di atas dan bawah asli namun yang di tengah uang palsu," ujar Kapolres Gresik AKBP Muhammad Nur Aziz, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (16/01/2023).
Perwira menengah Polri itu menambahkan, tersangka membeli uang mainan melalui online. Untuk menyakinkan korban, tersangka membeli darah manusia dari MY. Selanjutnya, darah tersebut diteteskan ke jenglot untuk menipu korban.
"Kami juga menjerat MY karena membantu tersangka serta MI yang membantu mensuplai darah. Dari pengakuannya rata-rata korbannya dari wilayah Gresik bukan dari daerah lain," ujarnya menambahkan.
Selain mengamankan tiga tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain uang mainan dengan pecahan Rp 100 ribu, keris, ponsel, 7 dupa, satu kotak kayu berisi jenglot.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Buka Lowongan Co-Host, Erina Cemburu: Jangan Cewek
Kemudian satu kotak berisi patung bayi dari kuningan, dua kotak berwarna hitam berisi patung dewi kwan in dan 23 kantong (ampul) golongan darah O dan O+.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Nasib Hunian Rp25 Miliar Ki Joko Bodo Kini Jadi Masjid, Gempa Cianjur Jadi Bahan Tertawaan Anggota DPR RI
-
Terkuak Nasib Hunian Rp25 Miliar Ki Joko Bodo, Tempat Perdukunan Kini Jadi Masjid
-
Proses Perceraian Roro Fitria Seret Nama Pesulap Merah, Minta Bantuan Bongkar Dugaan Praktik Dukun Suami
-
Mengaku Titisan Tuhan, Pria Tua Sandera dan Perkosa Istri Orang
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
Cekcok Pinjam Uang Rp600 Ribu Berujung Maut, Misteri Jasad Wanita di Pohon Melinjo Terungkap
-
Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran
-
Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?