Kabar mengenai Lesti Kejora dan Rizky Billar tampaknya tak pernah henti jadi sorotan publik. Belum lama ini orang terdekat mereka yang merupakan petinggi dari Surya Citra Media atau SCM disebut marah setelah bertemu dengan Hari Tanonesoedibjo, benarkah?
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus KDRT yang menerpa rumah tangga Lesti Kejora dan Rizky Billar membuat keduanya kerap didera isu miring. Salah satunya karier Lesti Kejora yang disebut mandeg lantaran diduga dihentikan oleh pihak stasiun televisi yang telah membesarkannya.
Terkini mencuat bahwa petinggi SCM yakni Harsiwi Achmad yang disebut orang terdekat Lesti Kejora mendadak marah karena bos Hari Tanoesoedibjo menyerakan Lesti kembali masuk ke Indosiar.
Hal itu seperti diunggah oleh channel YouTube Asisten Lesti MZ bertajuk Bu Harsiwi Mendadak Marah karena Bapak Hari Tanoesoedibjo Menyerahkan Lesti Masuk Lagi ke Indosiar.
Benarkah demikian?
Penjelasan
Bila dilihat video itu menampilkan thumbnail sosok Direktur Program dari PT Surya Citra Media yang membawahi SCTV dan Indosiar, Harsiwi Achmad, bos MNC TV Hari Tanoesoedibjo serta Lesti Kejora dan Rizky Billar.
Berdasar narasi yang disampaikan di dalam video yang telah ditonton sebanyak 4 ribu penonton itu mulanya menjelaskan soal pertemuan Harsiwi dengan Hari Tanoesoedibjo dengan sumber media sosial yang kurang jelas lantaran tak disebut namanya.
Tetapi di pertengahan, narasi yang disampaikan lebih banyak menjelaskan perihal kegiatan sosial Lesti Kejora dan Rizky Billar yang kemudian membuat decak kagum para fans.
Baca Juga: CEK FAKTA: Lesti Kejora Bakal Gelar Konser Besar Bersama SCTV, Benarkah?
Di dalam narasi yang disampaikan tak ada sedikitpun pernyataan yang menyebutkan Harsiwi marah ke Hari Tanoesoedibjo atau bahkan gambar pertemuan keduanya yang membahas mengenai Lesti Kejora.
Video yang diunggah channel YouTube Asisten Lesti MZ itupun sempat dikomplain netizen lantaran antara judul dengan narasi yang disampaikan tidak terkait sama sekali.
"Ini berita kacau dan adu domba," kata idarni.
"Lain judul lain cerita. Bosan dengarnya," kata fitriani.
Kesimpulan
Berdasar penelusuran di dalam video itu, diketahui bahwa antara informasi yang disampaikan dalam narasi video itu dengan judulnya sama sekali tidak terkait. Di dalam informasi yang disampaikan tidak ada penjelasan perihal Harsiwi marah kepada Hari Tanoesoedibjo.
Dapat disimpulkan bahwa video yang diunggah tersebut disinformasi alias hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Rumah Mewah di Sentul City Bogor Digeledah Gabungan Polri
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Terima Uang Palsu Bisa Bikin Rugi, BI Sumsel Tegaskan Tak Bisa Diganti Meski Korban
-
BRI Region 4 Palembang Salurkan Bantuan ke Enam Gereja, Perkuat Kepedulian dan Toleransi