Suara Joglo - Majelis Hakim sidang perkara pembunuhan Brigadir J memvonis Richard Eliezer sebagai pelaku kasus pembunuhan Brigadir J. Namun vonis yang diberikan lebih ringan dari tiga terdakwa lainnya: Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Kuat Maruf.
Ferdy Sambo divonis hukuman mati, sementara istrinya Putri Candrawathi divonis 20 tahun penjara, sedangkan Kuat Maruf divonis 15 tahun penjara. Vonis ringan diberikan kepada Richard Eliezer yang hanya 1 tahun 6 bulan penjara dalam sidang itu.
Dalam kasus pembunuhan berencana yang melibatkan petinggi polri itu, Richard Eliezer menjadi Justice Collaborator. Hal tersebut dilakukan Richard Eliezer karena dirinya merasa bersalah telah menembak rekannya sendiri.
Karena telah jujur dan membuka kasus itu, hakim memperingan hukuman bagi Eliezer. Sebelumnya, Ia dituntut 12 tahun penjara. Namun vonisnya diringankan oleh hakim menjadi 1,5 tahun penjara.
Bagaimana respons keluarga Brigadir J terkait vonis terhadap Eliezer tersebut? Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat hanya berkomentar kalau semuanya merupakan kuasa dari Tuhan.
"Di persidangan ini memang bener-bener berjalan kuasa Tuhan, menjelma hati nurani majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman bagi mereka sesuai dengan perbuaan mereka," katanya dikutip dari hops.id jejaring media suara.com, Kamis (16/02/2023).
Ia merasa hukuman yang dijatuhkan pada Bharada E itu sudah tepat dan adil karena selama ini telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf terhadap keluarga Brigadir J.
Bharada E juga telah menjadi Justice Collaborator dalam penanganan kasus pembunuhan berencana yang menimpa Brigadir J. Selama persidangan berjalan, Bharada E telah bersikap kooperatif dan bekerja sama untuk membongkar kasus pembunuhan berencana itu.
Bharada E memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya terhadap majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di dalam persidangan.
Baca Juga: Apa Itu LPSK? Lembaga yang Melindungi Bharada E Selama Persidangan
Kejujuran Bharada E itu lah yang membuat ayah dari Brigadir J merasa bahwa Bharada E benar-benar menyesali perbuatannya. Atas kejujuran itu pula, Bharada E mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan masyarakat.
Pada akhirnya, ia juga mendapatkan hadiah yang tak terduga sebelumnya, yaitu putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menjatuhi hukuman secara ringan terhadapnya.
Berita Terkait
-
Apa Itu LPSK? Lembaga yang Melindungi Bharada E Selama Persidangan
-
Bela Mati-matian Richard Eliezer, Ronny Talapessy yang Pernah Jadi pengacara Ahok Jadi Sorotan
-
Tepuk Tangan, Tangis Haru sampai Rasa Kecewa Warnai Vonis Ringan Richard Eliezer
-
Vonis Terdakwa Pembunuhan Brigadir J Bak Turun Tangga: Sambo Cs Dapat Ultra Petita, Bharada E Ringan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Chemical atau Physical? Ini Jenis Sunscreen Terbaik untuk Anak Menurut Dokter
-
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
-
Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
-
Menapaki Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Mantri BRI Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat
-
5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
-
6 Cara Mencuci Sepatu Suede yang Benar, agar Tidak Kusam dan "Botak"
-
Animal Farm dan Cermin Politik Modern: Saat Kesetaraan Hanya Menjadi Slogan
-
Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan
-
GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal
-
109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu