Suara.com - Lima terdakwa pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J telah mendapat vonis. Dari sidang vonis yang digelar pada Senin (13/2/2023) hingga Rabu (15/2/2023), Ferdy Sambo sebagai otak pembunuhan Yosua mendapat vonis paling berat yakni hukuman mati. Sedangkan Richard Eliezer alias Bharada E dapat vonis paling ringan yaitu 1 tahun 6 bulan penjara.
Sementara itu ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat menyebut vonis Sambo hingga Richard Eliezer seperti turun tangga. Apa maksudnya? Simak beda 5 vonis terdakwa pembunuhan Brigadir J berikut ini.
Ferdy Sambo Cs Dapat Ultra Petita
Majelis hakim tampak garang saat memberikan vonis pada sederet terdakwa pembunuhan Brigadir J. Hal itu terlihat dalam pemberian ultra petita alias putusan melebihi tuntutan yang diajukan jaksa.
Ultra Petita terberat diberikan pada Ferdy Sambo yang dihukum jauh lebih berat ketimbang tuntutan jaksa hukuman seumur hidup penjara. Majelis hakim yang diketuai oleh hakim Wahyu Imam Santoso dengan tegas menjatuhkan vonis mati pada Sambo.
Hakim juga memberikan ultra petita pada Putri Candrawathi berupa vonis 20 tahun penjara padahal jaksa menuntutnya 8 tahun penjara. Putri terbukti secara sah meyakinkan telah merencanakan pembunuhan terhadap Yosua yang tak lain ajudannya sendiri. Selain itu hukuman Putri diberatkan karena dinilai mencoreng organisasi Bhayangkari serta memberikan pengakuan berbelit-belit selama persidangan.
Sopir Sambo, Kuat Ma'ruf dan salah satu ajudannya, Ricky Rizal juga turut merasakan ultra petita hakim. Kuat Ma'ruf mendapat ultra petita dari hakim berupa vonis 15 tahun penjara yang jauh lebih berat ketimbang yang dituntutkan jaksa yakni 8 tahun. Ricky Rizal pun dapat nasib yang sama yakni 13 tahun penjara daripada tuntutan jaksa 8 tahun.
Richard Eliezer Divonis Ringan
Richard Eliezer alias Bharada E mendapat vonis 1 tahun 6 bulan yang lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 12 tahun.
Majelis hakim mengungkap beberapa hal yang meringankan hukuman yakni Richard sebagai saksi pelaku yang bekerja sama (justice collaborator), bersikap sopan di persidangan dan belum pernah dihukum. Majelis hakim juga menilai Richard masih muda dan diharapkan mampu memperbaiki kelak di kemudian hari.
Vonis Sambo Hingga Richard Seperti Turun Tangga
Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat mengatakan tebakannya soal vonis Sambo hingga Richard tidak meleset. Ia sudah menduga sebelumnya bahwa vonis untuk para terdakwa putranya ibarat tangga dari atas turun ke bawah.
"Hakim sudah begitu arif bijaksana, mulai dari awal persidangan Ferdy Sambo sampai Richard. Dari awal sudah saya bilang ini nanti hasilnya seperti turun tangga dari yang tertinggi sampai yang terendah dan tebakan saya tidak meleset," kata Samuel usai sidang vonis Richard di PN Jakarta Selatan pada Rabu (15/2/2023).
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Berpeluang Tak Dipecat, Polri Klaim Bakal Pertimbangkan Status JC Richard Eliezer usai Divonis Ringan
-
Rizal Ramli: Kasus Sambo Jadi Peluang Untuk Listyo Sigit Buat Sejarah, Asalkan
-
Bharada E Banjir Hadiah dari Penggemar yang Sayang Padanya, Warganet: Buah dari Kejujuran
-
Richard Eliezer Tak Punya Peluang Balik ke Polri Meski Divonis Cuma 1,5 Tahun Penjara
-
Bharada E Diganjar Vonis 1 Tahun 6 Bulan, Kompolnas Sebutkan Peran Justice Collaborator Mendapatkan Pengakuan dari Majelis Hakim
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
Curhat di Depan Pemuda Lintas Iman, Cak Imin: Maklum, Saya Kalah Terus
-
Kemendagri Raih Predikat Istimewa Indeks Reformasi Hukum Kementerian/Lembaga dan Pemda 2025
-
Kecam Pemerkosaan di Taksi Online, Anggota DPR Desak Polisi Terapkan UU TPKS
-
Tewas Menabrak Pohon, Gary Iskak Diduga Tak Pakai Helm Saat Kecelakaan Tunggal
-
Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng
-
Polisi Pastikan Gery Iskak Tewas Akibat Kecelakaan Tunggal saat Mengendarai RX King
-
Kisah Heroik Wali Kota Sibolga Ahmad Syukri: Nekat Jalan Kaki 4 Hari di Tengah Longsor
-
Bercak Darah di Pohon Jadi Saksi Bisu, Ini Kronologi Aktor Gary Iskak Tewas dalam Kecelakaan Maut
-
Polri Buka Posko Bantuan Bencana Demi Pastikan Donasi Tepat Sasaran, Ini Call Center dan Alamatnya
-
Gasak Empat Ponsel, Joki dan Eksekutor Pencuri Rumah Kosong di Mampang Keok Diciduk Resmob!