Suara Joglo - Kali ini beredar video tentang politik, kabar tentang Partai Golkar yang disebut-sebut telah bergabung dengan koalisi partai pengusung Anies Baswedan menjadi capres.
Kabar ini beredar luas dalam bentuk narasi video. Video ini gabungan dari foto-foto yang tidak saling berkaitan. Narasinya, Golkar disebut-sebut sudah bergabung dengan koalisi partai pendukung Anies sejak Januari 2023.
Namun hasil pemeriksaan fakta Dyah Febriyani, dikutip dari laman website turnbackhoaks, ternyata pernyataan tersebut tidak benar. Hingga Februari ini, Golkar belum mengumumkan pasangan capres dan cawapres yang bakal diusung.
[NARASI]
"Tangis Megawati Pecah! Golkar resmi gabung koalisi Anies".
[PENJELASAN]
Sebuah video mengklaim bahwa Partai Golkar telah resmi bergabung dengan koalisi Anies di Pilpres 2024 mendatang. Faktanya, hingga Februari ini belum ada informasi akurat yang menyebutkan Golkar bergabung pada koalisi Anies.
Dilansir dari cnnindonesia.com, Golkar sudah membentuk koalisi bersama PAN dan PPP. Namun, hingga kini koalisi ketiga parpol itu belum mengumumkan pasangan capres dan cawapres yang bakal diusung.
NasDem telah resmi mengusung Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024. Partai besutan Surya Paloh itu tengah membangun koalisi dengan Demokrat dan PKS. Mereka menamainya Koalisi Perubahan. Paloh dan elite NasDem bertemu dengan Airlangga dan jajaran pengurus partai beringin. Mereka tak menutup kemungkinan koalisi.
Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan Ivan Fadilla Terkait Nafkah dan Penghasilan Venna Melinda
Dengan demikian informasi yang diklaim Golkar bergabung dengan koalisi Anies sejak Januari 2023 tidak benar. Informasi yang diunggah melalui Facebook itu termasuk dalam konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Bela Koalisi Perubahan, Demokrat: Hasto PDIP Politisi Feodal dan Arogan!
-
Hasto Sebut PDIP Ogah Gabung Koalisi Perubahan, Demokrat: Ada Kebencian yang Dipelihara Kepada Anies
-
AHY Sebut Demokrat Tak Perlu Lagi Deklarasi Dukung Anies Seperti PKS: Kini Bagaimana Koalisi Perubahan Segera Terwujud
-
Hasto Nyatakan PDIP Tutup Pintu Berkoalisi dengan Koalisi Perubahan karena Dukung Anies, Begini Reaksi AHY
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN