Rafael Alun Trisambodo datang ke kantor Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK). Mantan pejabat di lingkungan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan ini diperiksa perihal harta kekayaannya.
Kekayaan Rafael Alun Trisambodo ayah dari Mario Dandy, tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap David Ozora hingga koma tersebut dipertanyakan oleh banyak pihak.
Rafael memiliki kekayaan yang cukup fantastis hingga mencapai Rp56 miliar. Namun publik melihat ada kejanggalan dari harta yang dimiliknya.
Rafael Alun ternyata punya saham di enam perusahaan, dan hal tersebut diungkapkan oleh Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan.
"Saham di enam perusahaan," ungkap Pahala dikutip dari Suara.com, Rabu (1/3/2023).
Pahala mengatakan kalau hal itu tidak terungkap ke publik, karena datanya berada di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dan hanya tertulis berupa surat berharga.
"Disebutkan di LHKPN terakhirnya. Tapi akses publik hanya sampai total surat berharga saja detailnya ya itu (saham)," jelas Pahala.
Jika merujuk kepada data di LHKPN miliknya, Rafael punya surat yang berharag hingga nilainya mencapai Rp 1,55 miliar.
Secara keseluruhan kalau harta kekayaan yang dimiliki oleh Rafael Alun itu mencapai Rp 56,1 miliar.
Baca Juga: 8 Hari Koma, Ayah David Ungkap Kondisi Terkini Anaknya
Tentu saja harta yang dimiliki oelhnya selisih lebih tinggi Rp 1,9 miliar dengan harta kekayaan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Rafael datang ke KPK utnuk memberikan klarifikasi atas harta kekayaannya.
Seperti diberitakan sebelumnya, menurut Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana, pihaknya telah menyerahkan hasil analisis transaksi keuangan dari Rafael. Mereka menemukan kecurigaan.
Data tersebut tersebut diberikan jauh sebelum kasus penganiayaan brutal yang dilakukan Mario terhadap David.
Hanya saja ketika itu kata Ivan tindakan dari penyidik KPK masih belum jelas kelanjutannya.
"Banyak transaksi tunai bernilai signifikan, tidak sesuai profil yang bersangkutan (Rafael) di beberapa rekening," ucap Ivan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN