Suara Joglo - Persebaya Surabaya sudah mengirimkan surat permintaan penundaan laga melawan Arema FC di Satdion Gelora Joko Samudro (GJS) Gresik pada Minggu, 5 Maret 2023.
Surat pertama dikirim ke PSSI pada 23 Februari 2023. Kemudian surat kedua dikirim ke PT LIB pada 25 Februari 2023. Sampai sekarang, menurut Manajer Persebaya Yahya Alkatiri, belum ada balasan surat dari kedua otoritas sepak bola Indonesia itu.
"Kita harapkan PSSI dan LIB berani mengambil tanggung jawab, kenapa saya bilang seperti itu? Karena surat kita yang tertanggal 23 di PSSI dan tertanggal 25 di LIB sampai detik ini belum ada tanggapan seperti itu. Karena kalau kita mau profesional, surat itu dibalas dengan surat, bukan dengan lisan," kata Yahya, Rabu (01/03/2023).
Dengan surat balasan dari PSSI dan LIB itu, maka Panpel Persebaya bisa mempunyai payung hukum jika terjadi hal yang tak diinginkan.
"Sehingga ketika nanti kita mengambil sebuah keputusan ada bukti, jadi nanti kalau terjadi insiden atau apapun itu, maka bukti-bukti itulah yang akan kita bawa ke ranah hukum," ujarnya.
Untuk diketahui, pertandingan yang mempertemukan dua tim ini dipastikan berlangsung panas. Terakhir kedua tim ini bertemu, terjadi Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 130 lebih nyawa dan ratusan orang luka-luka.
Lantaran peristiwa itu, Persebaya menginginkan pertandingan ini bisa ditunda. Apalagi mengingat stadion GJS di Gresik yang bakal digunakan oleh kedua klub bisa dibilang sangat beresiko.
"Lawan Arema FC kami minta laga ini ditunda saja karena yang jelas pertandingan ini dilakukan di stadion yang akreditasi rendah. Ini berbahaya, karena laga ini high risk, jadi harus di akreditasi yang tinggi," ujar Yahya.
Menurutnya, laga Derby Jatim antara Persebaya Vs Arema FC ini biasanya berlangsung sengit. Tak hanya para pemainnya, namun juga penontonnya yang hingga saat ini kurang bisa didamaikan.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Bhayangkara FC Susah Payah Tundukkan PSIS Semarang di Wibawa Mukti
"Jadi kita enggak mungkin melakukan pertandingan ini di akreditasi rendah, karena terlalu beresiko, kecuali mau bertanggung jawab," terang Yahya menambahkan.
Saat ini pihak Green Force sudah mencoba menghitung, kerawanan atau resiko yang terjadi jika pertandingan dilakukan atau digelar di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS).
"Karena dari Panpel Persebaya sudah menghitung. Kalau ini dilakukan di stadion-stadion berakreditasi rendah maka akan berbahaya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Beresiko! Persebaya Minta Laga Lawan Arema FC Ditunda, Surati PSSI dan LIB Belum Dibalas
-
Rodrigo Santana Tersenyum Puas Usai RANS Nusantara FC Batalkan Kemenangan Persebaya di Pakansari
-
Sesalkan Comeback RANS Nusantara FC, Aji Santoso Tetap Bersyukur Persebaya Bawa Pulang Satu Poin
-
Hasil BRI Liga 1: Persik Kediri Bungkam Arema FC di Derbi Jawa Timur
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Saham PTBA Diborong Asing, Berapa Target Harganya?
-
Target Hanya 5 Besar, Raul Fernandez Raih Podium Ganda di GP Thailand 2026
-
Arsenal Lolos Perempatfinal FA Cup, Mikel Arteta Justru Puji Suporter Mansfield Town
-
Usai Saksikan Napas Terakhir Vidi Aldiano, Nadin Amizah Tetap Hibur Penonton Sambil Tahan Tangis
-
6 Merek Baju Koko Anak Branded untuk Lebaran, Bahan Adem Harga Terjangkau
-
Kisah Cinta Vidi Aldiano dan Sheila Dara yang Dipisahkan oleh Maut
-
4 Potret Foto Keluarga Vidi Aldiano setiap Ramadan yang Unik, Selalu Dinanti!
-
Siap-Siap Mudik 2026: Skenario One Way Tol Jakarta hingga Boyolali dan Tanggal Berlakunya
-
Bikin Betah! Kisah Pemain Tajikistan yang Terpikat Magis Ramadan dan Kuliner Jogja
-
Nadin Amizah Siapanya Vidi Aldiano? Temani Vidi Hembuskan Napas Terakhir