Pengamat Ekonomi Rizal Ramli tak pernah berhenti melontarkan kritikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ia pun ikut menyoroti soal isu ijazah palsu. Ia pun meminta orang nomor satu di Indonesia itu menunjukan bukti kalau ijazahnya asli.
"Kok masalah gini aja repot amat? Tinggal ditunjukkan ke Hakim doang - ada apa ya kok ribet amat!," tulis Rizal Ramli dikutip pada Jumat (3/3/2023).
Namun demikian, ia malah mendapatkan kritikan dari netizen. Ia ditanya soal kemauannya menjadi menteri dari Presiden Jokowi.
"Tapi kok situ mau diangkat menterinya," tulis akun @suryojdb.
Rizal Ramli pun mengaku tertipu dengan penampilan Presiden Jokowi dan akhirny menerima tawaran menjadi menteri.
"Tertipu dgn penampilannya yang sederhana dan lugu. Jokowi yg ‘begging” minta RR mau jadi mentri, RR sudah nolak 2x. Baru RR terima setelah Jkw bilang: “Yang minta mas RR jadi mentri itu bukan hanya Jkw pribadi, tapi rakyat”. Waktu itu belum ada keraguan soal ijazah," tulis Rizal Ramli.
Netizen pun sontak langsung memberikan respon usai dengan unggahan Rizal Ramli tersebut.
"Tapi bapak di pecat oleh orang yg katanya ga punya ijasah. Masa seorang DR kalah ama orang ga punya ijazah ? sy jadi ragu..... apa yg tdk punya ijazah itu seorang doktor di krnakan cerdas... dan seorang yg punya gelar doktor itu palsu krn sering di pecat di berbagai kesempatan," tulis netizen.
"kalau ternyata pendidikan pak Jokowi sebatas SMA juga tidak menyalahi konstitusi pak karena syarat minimal pendidikan presiden Indonesia SMA," tulis netizen.
"Tp mungkin pak jokowi juga tertipu pak, awal dikira bapak kerjanya bakal bagus, eeh akhirnya dipecat deh," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026