Suara Joglo - PSSI hanya mendapat sanksi administratif dari FIFA sebagai buntut dari batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Adapun sanksi adminstrasi yang dimaksud berupa pembekuan dana FIFA Forward untuk digunakan sebagai operasional PSSI.
Setiap negara berhak untuk menerima dana FIFA Forward sebuang negara yang masuk anggota FIFA sebesar 9,3 juta USD atau jika dirupiahkan kurang lebih sebesar Rp140 Miliar.
Kendati demikian banyak kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia yang memberikan respon akan sanksi FIFA Forward ini.
"biarin kehilangan dana 140M dari fifa daripada di banned fifa, ada uang 140M aja nanti Belum Tentu Di Gunain Sebaik Baiknya Sama Pssi Nya.." ungkap salah seorang netizen.
"Udah resiko, siapa sendiri politik ikut campur. Tetep bersyukur kita kehilangan sokongan dana bukan kehilangan nama dan asa untuk berjuang di dunia," kata netizen lain.
"Tambahan informasi,takut nya adik adik banyak yg ra mudeng. "Indonesia hanya di kartu kuning yaitu pembekuan dana dari FIFA sekitar 140Miliar. Dimana ada pembekuan disitu ada pencairan. Kapan di bebas dari pembekuan?? Itu semua gmna PSSI dan sepakbola disini. Kalo 100% sudah berbenah, semua kembali normal dana dana nya," jelas netizen yang lain.
"Infonya klo progres perubahan pembenahan sepak bola indonesia mulai nampak lbh jelas. Itu dana di glontorkan lg. Pemerintah lg serius2nya mau beresi stadion yg kurang memanusiakan itu. Mau di bagusin, harapannya semua stadion singel seat," sambung netizen lain.
"Bagi indonesia cuma 140 milyar kecil, di kemenkeu dugaan pencucian uang 349 trilian saja slow bae indonesia ini," singgung netizen lainnya.
Baca Juga: Profil-Peran 3 Tersangka Kasus Hoaks Polisi Bawa Pulang Baju Bekas
"Gak papa kan @pssi @pt_lib Punya dana banyak dari uang denda club liga 1 @erickthohir Klo bisa ambil dari gaji wasit yg salah ambil keputusan dan gak becus. Ini Karna tim USUT TUNTAS Fc," usul netizen satunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Kebakaran Hebat di Sukamulya Tangerang, Satu Orang Tewas Terbakar di Dalam Bengkel
-
Rayakan HJB ke-544, Bupati Rudy Susmanto Resmi Buka Kabogorfest 2026 di Pakansari
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Kawal PPDB Jabar, Iwan Suryawan Janji 'Pelototi' Anggaran Sekolah Swasta Gratis