/
Senin, 10 April 2023 | 16:52 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ([YouTube/Najwa Shihab])

Elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres) mengalami penurunan signifikan dalam dua bulan terakhir. Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) elektabilitas Ganjar Pranowo turun sebesar 8,1 persen, yaitu dari 35 persen pada bulan Februari 2023 menjadi 26,9 persen pada April 2023.

Turunnya elektabilitas Ganjar Pranowo secara signifikan diduga merupakan imbas dari pernyataannya menolak kehadiran Timnas Israel yang kemudian berujung pada batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. 

Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari mengatakan, turunnya elektabilitas Ganjar sudah ia prediksi sebelumnya dan terkonfirmasi dengan data survei terbaru LSI. 

Qodari melihat pernyataan Ganjar tidak hanya bertolak belakang dengan sikap Presiden Jokowi, tetapi juga dengan sikap masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

"Saya melihat penurunan ini disebabkan karena statement Ganjar atau langkah Ganjar itu tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat Indonesia. Di survei LSI itu kelihatan bagaimana aspirasi masyarakat Indonesia tentang olahraga misalnya, ternyata kan 80 persen setuju dengan Pak Jokowi bahwa olahraga dipisahkan dari politik," kata Qodari.

Sementara itu loyalis Anies Baswedan, Andi Sinulingga menyoroti elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres) yang mengalami penurunan signifikan dalam dua bulan terakhir.

Dia menilai temuan Lembaga Survei Indonesia (LSI) tersebut, menunjukkan bahwa banyak pemilih Ganjar yang memiliki akal sehat.

Hal itu disampaikan Andi Sinulingga dalam akun Twitter pribadinya, pada 10 April 2023.

"Temuan survey ini. membuktikan bahwa cukup banyak pemilih ganjar itu yang akalnya sehat, tak semuanya seperti model ruhut sitompul dkknya. Semoga Ganjar segera diusung oleh partainya, main tiga capres," ujarnya.

Baca Juga: Wow! Ganjar dan Jokowi Kembali Semobil Saat Kunjungan ke Boyolali

"Gak seru juga kalau yang bertanding cuma Anies & Prabowo saja, kasihan para banibong," pungkasnya.

Load More