/
Jum'at, 28 April 2023 | 16:16 WIB
Kemenag Indramayu Bertemu Syekh Panji Gumilang, Pimpinan Ponpes Al Zaytun (kedua dari kanan). (YouTube/Al Zaytun Official)

"Dan saat salat Idul Fitri itu sunnah. Kenapa yang sunnah harus diperdebatkan," kata dia menirukan jawaban Syekh Panji Gumilang.

Dua orang di samping imam

Anwar juga menjelaskan bahwa dua orang yang berdiri untuk salat berjamaah di belakang imam bukan tanpa alasan. Pimpinan Al Zaytun menyebut dua orang itu dipersiapkan menggantikan imam, jika imam tak mampu meneruskan salat.

Seorang nasrani berdoa di belakang imam

Adanya seorang pria yang duduk sambil mengepalkan tangannya sambil berdoa dalam barisan salat jamaah Idul Fitri, dikatakannya merupakan pria Nasrani.

Ia menduga bahwa adanya pria Nasrani itu merupakan sikap toleransi Al Zaytun yang dipegang teguh sampai saat ini.

"Nah itu mungkin untuk menghormati," katanya.

Anwar mengaku bahwa ajaran agama di Indonesia terbagi dalam banyak kelompok. Ia menyebut selama ajaran tersebut tak menyimpang, Kemenag Indramayu hanya bisa mengarahkan dan tidak bisa memaksakan.

"Kan ada NU, Muhammadiyah, Persis, Al Wasliyah, Al Irsyad dan lainnya. Mereka muslim semua dan tentu kita tidak bisa memaksakan konsep pemahaman keagamaan mereka," katanya.

Baca Juga: Viral Gegara Salat Idul Fitri, Ini Sederet Kontroversi Ponpes Al-Zaytun Indramayu

Anwar justru menambahkan bahwa Al Zaytun akan menunjukkan suatu kejutan yang positif setelah viralnya salat Idul Fitri tersebut.

"Kita tak tahu apa, katanya wait and see," kata Anwar.

Load More