Belum lama ini, sebuah video viral memperlihatkan seorang bapak-bapak bersama anaknya mendatangi kantor PDAM untuk menumpang mandi di sana.
Hal ini dilakukan pasalnya layanan air PDAM di kota Malang tersebut tidak mengalir sehingga membuat kesal para pelanggannya.
Salah satunya bapak-bapak yang membawa ketiga anaknya ini. Satu keluarga tersebut terlihat membawa alat mandi lengkap dengan gayung dan handuk yang dikalungkan di lehernya.
Terlihat dalam video tersebut, keluarga ini memasuki kantor PDAM bersama anak-anaknya dan menanyakan di mana letak kamar mandi untuk dirinya dan keluarga mandi kepada satpam yang menjaga gedung tersebut.
Dalam video tersebut, bapak-bapak yang tengah mengenakan kacamata hitam ini masuk ingin menumpang mandi di kantor tersebut karena air yang dilayani PDAM tidak mengalir sehingga tidak bisa mandi dan melakukan aktivitas lainnya.
Aksi ini viral usai diunggah di akun Instagram @seindonesiaku dan membuat warganet memberikan komentar yang mengatakan dirinya setuju dengan aksi salah satu pelanggan tersebut.
“Iya bener emang kudu diginiin,,yg bnr aja didaerahku sering pipa bocor.... Udah gt pernah sebulan habis 500rb tagihannya pdhl ya allah...yg namanya pam airnya banyak di malam hari,” tulis salah satu warganet.
“Good idea kita klau telat bayar PDAM saja kena denda. Lha klau aiir nya gk keluar gmn ? Apa yg hrsnya dilakukan PDAM.kepada customer ?” tulis warganet lainnya.
“Cocok karna masyarakat bayar bulanan ke PDAM,jadi kalau mati air PDAM wajar aja tuh numpang mandi,” warganet setuju dengan aksi tersebut.
Baca Juga: Usai Mundur dari Gerindra, Bagaimana Nasib Sandiaga Uno di Kabinet? Begini Kata Mensesneg
Unggahan video satu keluarga numpang mandi di kantor PDAM ini lantas viral dan mendapatkan perhatian dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial