Gegara kasus dugaan pencucian uang yang menjeratnya, sejumlah bisnis mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo belakangan ikut terdampak.
Salah satu bisnis yang kini terbengkalai yakni resto Bilik Kayu Heritage yang terletak di Jogja.
Resto yang berada di Jalan Ipda Tut Harsono atau Jalan Timoho, Nomor 72, Muja Muju, Yogyakarta itu hampir seminggu sudah tak beroperasi lagi.
Saat ini resto tersebut sudah tidak terlihat menerima tamu lagi. Gerbang depan resto itu pun sudah ditutup rapat.
Hanya terlihat beberapa orang yang masih berada di dalam resto itu. Mereka diduga merupakan para karyawan dari Resto Bilik Kayu tersebut.
Seorang karyawan yang enggan disebut namanya mengatakan resto tersebut sempat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah itu disebut juga menyita sebuah mobil boks milik resto.
Disampaikannya, KPK datang ke Bilik Kayu sekitar satu minggu lalu. Kedatangan pertama hanya mencari informasi dan selang beberap hari kedatangannya lagi ada satu mobil boks yang dibawa.
"Belum disita (Bilik Kayu) cuma sudah didatangi KPK dua kali," ujarnya ditemui Kamis (8/6/2023).
"Mobil boks itu punya sini, di sita. Ada satu yang disita. Bukan dua hari berturut-turut, selang tiga hari kalau enggak salah. Hari Jumat itu manager dan direksinya dipanggil untuk diwawancarai KPK. Habis itu jelang hari berikutnya ke sini nyita mobil boks," sambungnya.
Baca Juga: Babak Baru jadi Tersangka, Rafael Alun juga Diduga Manipulasi Transaksi Jual Beli Rumah
Ditanya terkait penutupan resto yang diduga dikelola istri Rafael Alun tersebut, dia mengkalim bukan disebabkan karena KPK. Melainkan penutupan sementara operasional itu dilakukan dari pihak resto sendiri.
"Kalau ini tutup berdasarkan sini sendiri, bukan tutup karena KPK. Karena untuk melanjutkan ke jenjang yang berikutnya tutup sendiri daripada nanti ditutup langsung KPK," tuturnya.
Penutupan sementara resto itu sendiri, kata karyawan tersebut sudah berlangsung sejak tanggal 1 Juni 2023 kemarin. Ia menyebut nasib karyawan resto pun hingga saat ini juga belum jelas.
"Diberhentikan secara sepihak. Tutup tanggal 1 (Juni). Bukan karena ini (KPK) secara pribadi, pesangon juga belum jelas," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas