/
Sabtu, 10 Juni 2023 | 11:55 WIB
Anies Baswedan dituding gagalkan kedatangan Timnas Argentina. (YouTube/Roda Politik)

Kedatangan Timnas Argentina ke Indonesia untuk melakoni FIFA Matchday menjadi perbincangan hangat saat ini. Namun muncul narasi penggagalan Tim Tango yang akan datang ke Indonesia oleh Anies Baswedan.

Kesepakatan antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Argentina sejatinya sudah terjalin. Bahkan anak asuh Shin Tae-yong juga sudah berkumpul menggelar pemusatan latihan atau TC. Menyusul adanya penggagalan tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai turun tangan.

Lantas apakah benar seorang Anies Baswedan terlibat dalam penggagalan Timnas Indonesia vs Argentina pada 19 Juni 2023 mendatang?.

Penjelasan

Kabar penggagalan Argentina berlabuh ke Indonesia tersebut dijelaskan oleh kanal YouTube Roda Politik. Dalam video yang diunggah pada Jumat (9/6/2023), menampilkan thumbnail antara Presiden Jokowi, Ketum PSSI Erick Thohir dan Anies Baswedan.

"Nekat Gagalkan Argentina Main dengan Indonesia, Jokowi Turun Tangan Ultimatum Anies Begini?" tulis judul video dikutip Sabtu (10/6/2023).

Video berdurasi 8 menit 5 detik itu menggambarkan suasana stadion JIS yang ada di Jakarta. Narator juga membahas nama Anies Baswedan saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Alih-alih menjelaskan cara Anies menggagalkan Timnas Argentina yang akan bertarung melawan Indonesia di FIFA Matchday, narator justru mengungkit kegagalan Anies yang akan mendatangkan klub papan atas Eropa ke Indonesia.

Memang saat Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, ia membangun stadion JIS. Nantinya akan dihadirkan klub seperti Juventus, Barcelona hingga Real Madrid untuk bermain di Indonesia.

Baca Juga: CEK FAKTA: Disebut Sebar Hoax Seputar Pilpres Demi Gagalkan Anies Nyapres, Denny Indrayana dan Ganjar Ditangkap?

Meski begitu pernyataan Anies tak terbukti. Tidak ada klub yang dia sebutkan bertanding di Indonesia.

Kesimpulan

Tidak adanya sumber valid yang menyatakan Anies menggagalkan kedatangan Argentina ke Indonesia hingga Jokowi turun tangan menjadikan informasi yang dibagikan YouTube Roda Politik adalah hoaks.

Video yang dibagikan masuk kategori informasi yang menyesatkan karena judul tak sesuai dengan isi video.

Load More