Polemik ponpes Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat berbuntut panjang. Dikabarkan pimpinan ponpes, Panji Gumilang sampai mengumpat kata cukup kasar terhadap Jokowi.
Akibatnya Panji Gumilang dibayangi dengan hukuman berat yang akan menjeratnya ke kursi pesakitan.
Kendati begitu, apakah benar Panji Gumilang menyebut kasar presiden dengan salah satu hewan hingga benar-benar akan dihukum?.
Penjelasan Cek Fakta
Menyusul dengan pemanggilan Panji Gumilang ke Pemprov Jawa Barat, sejumlah media mulai menyoroti kondisi Al Zaytun saat ini.
Termasuk salah satu kanal YouTube Roda Politik yang ikut membahas persoalan yang terjadi di ponpes tersebut. Dalam video terbarunya, disebutkan bahwa Panji Gumilang diancam dengan hukuman berat.
"Berani Sebut Pak Jokowi Anjing Akhirnya Berbuntut Panjang Panji Gumilang Terancam Hukuman Berat," tulis judul video dikutip, Kamis (29/6/2023).
Video berdurasi 8 menit itu juga menjelaskan detik-detik bagaimana Panji Gumilang menjadi perbincangan saat ini.
Dalam thumbnail juga ditunjukkan wajah Panji Gumilang dan juga Jokowi. Namun alih-alih membahas bahwa pimpinan ponpes itu memberi umpatan kepada presiden. Tak ada pembahasan yang mengarah pada judul.
Kesimpulan
Tidak ada sumber valid bahwa pernyataan yang dikeluarkan Panji Gumilang sampai saat ini menyeret nama Presiden Jokowi.
Di sisi lain, judul berita itu terkesan hanya dibuat heboh atau clikc bait untuk mendulang traffic.
Dapat dipastikan informasi yang dibagikan Roda Politik ini adalah hoaks atau menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori