Suara Joglo - Baru-baru ini muncul satu nama lagi, pemain sepak bola berdarah keturunan Indonesia yang disebut-sebut akan dinaturalisasi oleh PSSI.
Thom Haye, Playmeker Heerenveen, digadang-gadang masuk dalam pantauan PSSI untuk kemudian dinaturalisasi guna menambah kekuatan Timnas Indonesia pada perhelatan Piala Asia.
Bahkan, tidak hanya berhenti di Piala Asia, demi bisa tampil di Piala Dunia 2026, PSSI berencana ingin menambah kekuatan Timnas Indonesia dengan cara mengambil kembali pemain berdarah Indonesia. Peluang untuk masuk Piala Dunia 2026 cukup terbuka mengingat jatah Asia menjadi 8 Slot
Satu nama yang masuk radar PSSI saat ini adalah Thom Haye, pemain dengan Role Deep Lying Playmaker dari tim Eredivisie Heerenveen.
Pemain yang saat ini usia 28 tahun memiliki keunggulan dalam hal visi bermain, Stamina, Short Passing, Long Passing, Curve, Agility, Balance, Ball Control, dan Long Shot.
Pemain yang memiliki tinggi 187cm ini berposisi sebagai gelandang tengah dan bisa juga ditempatkan sebagai posisi gelandang bertahan.
Berikut statistik Thom Haye di Eredivise musim 2022-2023 bersama Heerenveen:
Statistik Thom Haye
Eredivisie 22/23
Main : 33
Menit Bermain : 2905
Gol : 2
Assist : 3
Chances Created : 53
Passes : 1878
Successful Passes : 1546
Crosses : 197
Successful Crosses : 52
Dribbles : 57
Successful Dribbles : 24
Shots : 31
Shots On Target : 11
Tackles : 86
Intercept : 51
Clearance : 42
Aerial Duels Won : 38
Ground Duels Won : 309
Yellow Card : 8
"28th. Karirnya masih lama. Harus segera dinaturalisasi," ungkap salah seorang netizen.
Baca Juga: Tempat Wisata Anak di Mal Jakarta untuk Libur Sekolah: Atraksi Basket Hingga Main Tembak-tembakan
"Satu angkatan dengan si pencetak hattrick ke gawang korsel. Tapi bedanya si pencetak hattrick fisiknya gitu gitu aja," ujar netizen yang lain.
"Hilang Kambuaya dan Abimanyu kalau ini masuk," ujar netizen lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Coffee Fair Alfamart April 2026: Diskon Kopi Favorit Mulai Rp6 Ribuan, Beli 1 Gratis 1
-
Sudah Bayar Pajak, Motor Justru Hilang di Samsat Palembang, Ini 5 Fakta Mengejutkan
-
Ice Cream Fair Indomaret April 2026: Diskon Besar Hingga 50 Persen, Beli 4 Gratis 2
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam