Persebaya Surabaya bakal mempersiapkan diri untuk laga kandang. Mereka bakal menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-8 Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (12/8/2023) sore.
Keberhasilan mengakhiri rentetan hasil buruk di lima laga sebelumnya saat berhasil mempecundangi Bhayangakara Presisi Indoensia FC pekan lalu akan coba dilanjutkan saat menjamu Persita.
Apalagi tim lawan tengah dalam kondisi kurang ideal setelah di tiga laga terakhirnya belum meraih kemenangan.
Sementara bagi Persebaya laga home melawan Persita adalah kesempatan bagi Ze Valente dkk untuk mempersembahkan kemenangan perdana di laga home pada suporter mereka.
Karena dari tiga laga home yang telah dilakoni, Persebaya belum bisa mempersembahkan kemenangan. Mereka justru mendapatkan hasil minor dengan torehan dua kali seri dan sekali kalah.
Tetapi Carataker Pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi tak mau terlena dengan kondisi Persita yang belum meraih kemenangan di tiga laga terakhir. Apalagi Persebaya terbebani dengan kewajiban memenangkan laga home.
Dia lebih memilih fokus mempersiapkan tim dan meminta para pemain Persebaya untuk tampil kerja keras seperti laga melawan Bhayangkara FC demi mendapatkan hasil positif.
“Memang kondisi Persita, tiga kali pertandingan belum menang. Tapi itu bukan menjadi tolok ukur karena sepak bola bukan matematika. Jadi sepak bola itu tidak di atas kertas tapi dibuktikan di lapangan,” ujar Uston Nawawi dikutip dari situs resmi Liga Indonesia Baru pada Jumat (11/8/2023).
“Kita lihat di lapangan saja, yang penting jangan sampai ada istilah GBT phobia. Begitu kita main di kandang menjadi ketakutan sendiri,” imbuhnya.
Baca Juga: Big Hit Music Buka Audisi Global Secara Online Tahun Ini, Catat Persyaratannya
Selain itu Kapten Persebaya, Reva Adi Utama juga berharap suporter Persebaya, Bonek dapat memenuhi setiap sudut tribun Stadion GBT dan memberikan dukungan sebagai motivasi tambahan bagi pemain untuk bisa mengalahkan Persita.
“Harapan kami Bonek datang ke GBT untuk mendukung kita karena itu salah satu tambahan energi pemain,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Butuh Tujuh Pekan, Akhirnya Sho Yamamoto Akhiri Masa Paceklik Saat Persebaya Kalahkan Bhayangkara FC
-
Tak Dilepas ke TC Timnas Indonesia U-23, Dzaky Asraf Masih Jadi Andalan PSM Makassar di BRI Liga 1
-
Berbeda dengan Persija dan PSM, Begini Sikap Bali United Saat Kadek Arel Dipanggil Timnas Jelang Piala AFF U-23
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Utang BGN Tembus Rp1,6 Triliun, Ini Daftar Tunggakannya ke Pihak Ketiga
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset
-
Program Makan Bergizi Gratis Belum Capai Target, Realisasinya Baru 59 Persen
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai
-
Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak