Borneo FC secara beruntun gagal memetik poin penuh usai dalam laga ketujuh ditahan imbang 1-1 saat bertandang ke markas Persija Jakarta. Jelang menjamu Persikabo 1973, Borneo berambisi meraih hasil maksimal.
Tercatat, tiga kali skuat Pesut Etam gagal memetik poin penuh. Setelah ditahan imbang PSIS Semarang tanpa gol, Borneo FC juga gagal menang saat main di kandang ketika bertemu RANS Nusantara. Pesut Etam tertahan imbang 1-1. Pun ketika melakoni laga away ke kandang Persija Jakarta, Rabu (9/8) malam. Hasil imbang 1-1 kembali didapat. Ironisnya di dua laga terakhir, Borneo FC sebenarnya sempat unggul duluan.
Ambisi mengakhiri hattrick imbang kini diusung saat main di kandang sendiri, kala menjamu Persikabo 1973, Minggu (13/8) malam.
“Sudah tiga pertandingan kami gagal menang, meski sebenarnya kami punya kesempatan untuk mendapatan tiga angka itu,” ujar Dandri Dauri, manajer tim Pesut Etam, dikutip dari laman klub.
Dandri menjelaskan, dirinya secara pribadi tak menyesalkan hasil imbang saat bertemu PSIS Semarang, apalagi ketika ditahan Persija. Sebab kedua laga itu dimainkan di kandang lawan.
“Main di kandang lawan memang tak terlalu jelek hasilnya kalau kami pulang membawa satu angka. Memang sayang kami tak menang saat bertemu RANS. Tapi apapun hasilnya, kami tetap bersyukur,” ujar Dandri.
Mengenai laga terdekat melawan Persikabo 1973, Dandri mengaku timnya ingin meraih hasil maksimal. Meski begitu, ia tak mau pemainnya meremehkan kekuatan Persikabo 1973 yang saat ini berada di peringkat 13 klasemen, atau berada 4 strip di bawah Borneo FC. Menurut Dandri di musim ini persaingan antartim sangat kompetitif.
“Di pertandingan terakhir Persikabo kalah atas PSS Sleman. Tapi sebelumnya mereka menang di markas Persebaya. Jadi saya pikir musim ini semua tim punya kekuatan merata. Kami harus kerja keras jika tak ingin kehilangan angka penuh lagi di kandang,” ujarnya.
Baca Juga: Banyak Pemain Tidak Dilepas, Nasib Timnas Jelang Piala AFF U-23 Belum Jelas
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'
-
Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
-
Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Petaka Cinta Lintas Planet: Kala Dahlan Menjadi Mak Comblang
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan