Kondisi striker asing Persebaya, Paulo Victor masih dalam proses pemulihan cedera. Peluang pemain asal Brasil tersebut untuk dibawa melawat ke kandang PSS Sleman masih meragukan. Victor lebih disiapkan untuk melawan Borneo FC awal September nanti.
Menurut dokter tim Persebaya, Ahmad Ridhoi, Victor direkomendasikan untuk beristirahat sekitar sepekan. Setelah melihat hasil pemeriksaan MRI yang dilakukan pada pekan lalu.
"Victor mengalami cedera strain grade satu. Tidak parah kok, cuma memang butuh waktu untuk recovery. Saya sudah menyarankan kepada tim pelatih untuk Victor mengikuti program pemulihan terlebih dahulu," ungkap Ridhoi.
Setelah pertandingan melawan PSM Jumat (18/8) lalu, Victor selalu hadir dalam sesi latihan Persebaya. Namun pemilik nomor punggung sembilan itu hanya mengikuti sesi pemanasan. Sisanya ia hanya menjalani program penguatan dengan tim fisioterapis Green Force.
Sementara itu pelatih caretaker Persebaya, Uston Nawawi juga memahami kondisi strikernya. Dirinya tidak ingin memaksa Victor apabila tidak ada rekomendasi dari tim medis.
"Kita pantau terus bagaimana kondisi Victor. Tapi kalau tidak memungkinkan ya mending pemulihan dulu. Karena masih ada pertandingan penting juga melawan Borneo nanti," terang top skorer sepanjang masa Persebaya itu.
"Kita tidak mau memaksakan, tidak baik juga untuk pemain. Karena kompetisi juga masih panjang," imbuhnya.
Saat ini Persebaya terus mematangkan persiapan jelang lawan PSS Sleman. Pada latihan Selasa (22/8) sore, Uston Nawawi mulai memberikan menu taktikal.
Baca Juga: Meski Raih 3 Kemenangan, Ini Alasan Uston Nawawi Tak Bisa Jadi Pelatih Persebaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan
-
5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel