PSSI dikabarkan memanggil Jordi Amat untuk bergabung dengan Timnas Indonesia guna menghadapi Asian Games 2023 di Hangzhou, Tiongkok, 23 September hingga 8 Oktober mendatang.
Hanya saja, ajang Asian Games 2023 tak masuk dalam agenda resmi FIFA. Sehingga PSSI kemungkinan bakal mendapat hambatan dari Johor Darul Takzim, klub Jordi Amat saat ini.
Pemanggilan bek kelahiran Spanyol untuk mengisi slot pemain senior dibenarkan anggota Exco PSSI, Endri Erawan.
"Ada Jordi Amat, Irianto, sisanya saya lupa. Ada beberapa lah nanti akan dipilih tiga dari entry by name itu," kata Endri Erawan dilansir dari akun Instagram @timnasgoal, Rabu (6/9/2023).
Kini PSSI sudah mendaftarkan 44 nama ke Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Endry memaparkan, entry by name ada sekitar 44 pemain, namun tidak disetujui KOI tiga orang sehingga tersisa 41.
"Di situ ada lima nama kalo nggak salah yang seniornya," jelas dia.
"Nanti terakhir akan dipilih oleh Coach Indra Sjafri tergantung dari kesediaan klubnya untuk melepas atau tidak," sambung sosok yang juga manajer Timnas Indonesia U-23.
Sebelumnya, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, buka suara terkait polemik pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia U-23 untuk Piala AFF U-23 2023 yang tidak masuk kalender FIFA.
Baca Juga: Waketum NasDem: Nggak Pas Kalau Ada Partai Lain Klaim Nama Perubahan Miliknya
"Jadi begini, saya mengikuti dari awal. Ini saban ada event seperti ini. Kami di PSSI bukan tidak paham bahwa Piala AFF, Asian Games, dan SEA Games itu bukan agenda FIFA," ujar Indra Sjafri.
"Kami paham sekali. Tidak usah mengajari tentara berbaris. Kami juga paham bahwa klub tempat pembinaan pemain, sangat paham," tegas mantan pelatih Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2022 tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar