Suara.com - Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, menyebut pertemuan tim kecil penjajakan Koalisi Perubahan dengan Anies Baswedan di Kantor DPP Partai Demokrat telah membantah adanya isu NasDem bakal meninggalkan koalisi.
Menurutnya, adanya pertemuan dilakukan oleh NasDem beberapa waktu ke belakang dengan partai lain di luar Koalisi Perubahan hanya dalam rangka demokrasi saja, terutama kepentingan melawan sistem pemilu proporsional tertutup.
"Intensitas insyaallah minggu depan kami akan ada lagi progres yang lebih maju gitu ya, yang akan kami susun. Dan ini menunjukkan apa yang selama ini teman-temen kunyah, gorengan-gorengan media itu hanya isapan jempol saja," kata Willy usai pertemuan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/2023).
Ia menegaskan, tim kecil Koalisi Perubahan sekali layar terkembang, surut berpantang. Menurutnya, hal itu moralitas politik yang terus dipegang dan dijalankan.
Sementara itu, Willy menyampaikan soal adanya pertemuan NasDem dengan sejumlah partai yakni Gerindra, PKB dan terakhir Golkar hal itu semata-mata hanya untuk demokrasi.
"Kalau toh ada silaturahmi ke beberapa partai lain, itu dalam rangka biar Demokrasi kita tidak sideback ke zaman kegelapan di mana ada upaya orang-orang tertentu untuk mengembalikan pada sistem proposional tertutup. Oleh karena itu pak Surya terpanggil untuk bersilaturahmi ke beberapa partai," tuturnya.
Lebih lanjut, justru Willy menyampaikan, jika Koalisi Perubahan ini terbuka menerima partai lain bergabung.
"Jadi sekali lagi tim kecil insyaallah tiga partai ini kalau ada partai lain bergabung kami sangat membuka diri karena apa karena ini lah arus besar perubahan dan perbaikan," pungkasnya.
Baca Juga: Manuver Parpol Jelang 2024, Pertemuan NasDem-Golkar hingga Isu Perjanjian Politik
Berita Terkait
-
Usai Bertemu AHY di Markas Demokrat, Anies Baswedan: Alhamdulillah Makin Solid
-
Anies dan Tim Kecil Koalisi Perubahan Kumpul di Kandang Demokrat, AHY: Ini Menunjukan 3 Parpol Solid
-
Tawa Riang Anies-AHY Tertangkap Kamera Saat Bertemu di Markas Demokrat
-
Manuver Parpol Jelang 2024, Pertemuan NasDem-Golkar hingga Isu Perjanjian Politik
-
Menakar Peluang Koalisi Akbar Reuni Partai Pendukung Jokowi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024