Suara.com - Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Riano P. Ahmad resmi bergabung menjadi kader Partai NasDem.
"Bismillah, pada hari ini saya tentukan sikap politik saya bergabung ke Partai NasDem bertepatan dengan momentum Isra Mikraj. Semoga langkah ini diridai Allah SWT,” kata Riano di Kantor Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Jakarta, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (19/2/2023).
Pria yang juga pernah menjabat Wakil Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta tersebut menyampaikan salah satu alasan tertarik bergabung dengan NasDem karena semangat perubahan yang diusung partai besutan Surya Paloh itu.
Menurut dia, selama ini NasDem konsisten mengawal gagasan gerakan perubahan restorasi Indonesia. Hal tersebut, lanjut dia, sejalan dengan kebutuhan kondisi sosial masyarakat DKI Jakarta yang terbelah usai Pilkada 2017 karena pilihan politik yang berbeda.
Sehingga, ujarnya, hal tersebut tidak boleh kembali terjadi pada Pemilu 2024. Dia memandang perbedaan pandangan politik tidak boleh lagi merusak persaudaraan sesama anak bangsa.
Ia berharap semua pihak ikut dalam menjaga semangat persaudaraan dan kebinekaan dalam menghadapi Pemilu 2024.
"Jadi, mari semangat persaudaraan dan kebinekaan kita yang sempat terkoyak kita pulihkan bersama-sama dan insyaallah Pemilu 2024 akan menjadi pintu gerbang pemulihan itu," ujar dia.
Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan terima kasih kepada Surya Paloh dan Ketua DPW NasDem DKI Jakarta Nurcahyo Anggorojati alias Yoyo karena dirinya bersama putra mantan anggota DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau Haji Lulung, Guruh Tirta Lunggana, telah diterima sebagai keluarga besar Partai NasDem.
"Kepada Ketum Pak Surya Paloh dan Mas Yoyo terima kasih sudah menerima kami berdua," ucap Riano.
Riano berkomitmen untuk bekerja keras membantu meningkatkan perolehan suara NasDem di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Pemilu 2024. Mantan Anggota DPRD DKI itu memastikan dirinya akan kembali maju pada Pileg 2024.
"Ya insyaallah, saya (nyaleg) di Dapil 1 Jakarta Pusat," ucap dia.
Berita Terkait
-
NasDem Tegaskan Anies Tak Akan Jegal Proyek IKN Warisan Jokowi: Jika Tidak Dilanjutkan Bisa Dipermasalahkan
-
Pinta Jaja Miharja soal Gubernur DKI Mendatang Pengganti Anies Baswedan: Memahami Budaya Betawi
-
'Kelihatan Wait and See' Demokrat dan PKS Dianggap Cuma Basa-basi Usung Anies Jadi Capres
-
Ribuan Warga Antusias Sambut Kehadiran Anies Baswedan di Masjid Mujahidin Pontianak, Warganet: Sholat Apa Kampanye?
-
CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Batal Maju di Pencapresan Malah NasDem Usung Jenderal Andika Jadi Capres 2024?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi