Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran, Ari Ganjar Herdiansah menilai kalau dukungan Partai Demokrat untuk bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto berdampak positif. Sebabnya, kehadiran partai berlambang mercy tersebut dianggapnya bisa menyumbang tambahan suara untuk Prabowo di Pilpres 2024.
Kalau melihat pada Pemilu 2019, Partai Demokrat memperoleh sekitar 9 persen suara. Menurutnya, angka tersebut bisa menambah basis pendukung Prabowo.
"Bisa memberikan tambahan suara, indikasinya Demokrat dapat 9 persen suara di 2019 dan diperkirakan dapat 9-11 persen di 2024," kata Ari dalam keterangannya dikutip Selasa (19/9/2023).
Lebih lanjut, Ari melihat bahwa dukungan itu juga turut meningkatkan kepercayaan publik terhadap Prabowo. Terlebih, Pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang siap turun gunung memenangkan Prabowo memiliki arti yang sangat jelas soal arah politik Demokrat.
"Tambahan ini signifikan tentunya ketika Demokrat bisa mengarahkan pemilihnya pada Prabowo," ujarnya.
Kedekatan antara Prabowo dan SBY dinilai menjadi modal kembalinya cinta Demokrat kepada Gerindra. Ari menilai kalau soliditas antara keduanya memang sedikit banyak disebabkan karena hubungan harmonis antara tokoh dari masing-masing partai.
"Soliditas antara Demokrat dan Gerindra akan ditentukan dari relasi keduah tokoh terebut (Prabowo dan SBY)," tuturnya.
SBY Siap Turun Gunung
Partai Demokrat dipastikan mendukung bakal calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang langsung menyampaikan dukungan itu di depan Prabowo.
Baca Juga: Ungkit Kesehatan Jasmani dan Rohani, Pemohon Minta MK Batasi Usia Maksimal Capres-Cawapres 70 Tahun
Dukungan disampaikan ketika Partai Demokrat menemui Prabowo serta rombongan partai politik (parpol) Koalisi Indonesia Maju.
Berbicara di mimbar, SBY begitu yakin kalau Prabowo akan menjadi presiden di tahun depan.
"Saya yakini dengan izin Allah masa pak Prabowo untuk memimpin kita semua adalah melalui pilpres yang akan datang," kata SBY sebagaimana dikutip Suara.com melalui akun Instagram @amanatnasional pada Senin (18/9/2023).
Dalam kesempatan yang sama, SBY juga mengaku siap turun gunung untuk memenangkan mantan Danjen Kopassus tersebut di Pilpres 2024.
"For you saya siap turun gunung," ucapnya.
Berita Terkait
-
Koalisi Perubahan Akui Elektabilitas Anies-Cak Imin Tidak Bisa Langsung Meroket
-
PKN Tidak Ingin Terburu-buru Mendukung Salah Satu Capres-Cawapres di Pilpres 2024, Anas: Masih Timbang-timbang
-
Jokowi Ngaku Dapat Info Intelijen Soal Arah Koalisi Parpol, Demokrat Keberatan: Itu Bukan Ruangnya Presiden!
-
Respons Dasco Gerindra Disebut Jadi Agen Penjajakan hingga Bikin Demokrat Gabung Prabowo; Ah Itu Kan Kata Kawan-kawan
-
Arti Jenderal Kardus, Julukan Andi Arief ke Prabowo Sebelum Demokrat Gabung Koalisi
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024