Suara.com - Bakal capres Prabowo Subianto disebut-sebut ketiban suara pendukung masyarakat Jawa Timur. Kedekatan Prabowo dengan ulama Gus Miftah dinilai memperkuat dukungan Prabowo di Jawa Timur.
Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Malang, Salahudin menilai kedekatan antara Prabowo dan Gus Miftah memang memiliki potensi memperbesar kans kemenangan Prabowo di Jawa Timur.
"Apa yang dilakukan Prabowo dalam pertemuan itu adalah bagian dari strategi Prabowo untuk membangun image bahwa Prabowo mendapatkan dukungan dari Gus Miftah," kata Salahudin, Senin (19/9/2023).
Kedekatan antara Prabowo dan Gus Miftah diyakini sudah terjalin dengan baik sejak lama.
Selain dekat dengan ulama dengan nama lengkap KH Maulana Miftah Habiburrahman itu, Prabowo juga memiliki hubungan cukup dekat dengan tokoh NU lainnya, salah satunya Habib Luthfi bin Ali bin Yahya.
Keduanya pernah melakukan kolaborasi menggelar acara bertajuk Muktamar Sufi Internasional di Pekalongan, Jawa Tengah beeberapa waktu lalu.
Kedekatan Prabowo dengan sederet tokoh-tokoh NU di Jaawa Tengah dan Jawa Timur menjadi potensi bagi Prabowo untuk mendokrak elektabilitasnya di Pilpres 2024.
Berdasarkan hasil survei Surabaya Research Syndicate (SRS) periode 3 - 12 September 2023, Prabowo keluar sebagai capres idaman masyarakat Jawa Timur dengan perolehan 43,8 persen.
Di posisi kedua diisi oleh Ganjar Pranowo dengan raihan 39.7 persen dan terakhir adalah Anies Baswedan dengan 15,2 persen.
Baca Juga: Peta Politik Pilpres 2024 Terbaru Usai Demokrat Dukung Prabowo
Salahudin menyebut, Prabowo masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi suara di Jawa Timur. Salah satu jalan yang dapat ditempuh dengan memperkuat hubungan dengan para tokoh-tokoh NU di Jawa Timur.
"Pak Prabowo bisa mencoba menjalin komunikasi intensif dengan tokoh-tokoh NU yang relatif memiliki pengaruh cukup kuat di kalangan NU," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Demokrat-Gerindra CLBK di Pilpres 2024, Basis Pendukung Prabowo Disebut Bakal Menguat
-
Koalisi Perubahan Akui Elektabilitas Anies-Cak Imin Tidak Bisa Langsung Meroket
-
PKN Tidak Ingin Terburu-buru Mendukung Salah Satu Capres-Cawapres di Pilpres 2024, Anas: Masih Timbang-timbang
-
Arti Jenderal Kardus, Julukan Andi Arief ke Prabowo Sebelum Demokrat Gabung Koalisi
-
Jokowi Dapat Bisikan Intelijen soal Arah Parpol Jelang Pilpres, Anies Ogah Pusing: Ya Gpp Lah
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam