Suara.com - Usai nama Ketua dan Sekretaris DPD Golkar Cilegon, Ratu Ati Marliati dan Isro Miraj ditunjuk DPP Golkar sebagai Bakal Calon atau Bacalon Wali Kota Cilegon, Selasa (21/11/2023) kemarin.
Ati memastikan internal Partai Golkar di Cilegon tetap solid dan tak ada faksi-faksi usai penunjukannya dengan Isro Mi'raj sebagai Bacalon Wali Kota Cilegon.
“Kalau misalnya ada informasi dengan adanya dua nama adanya perpecahan internal Golkar, saya rasa tidak, kita solid. Tidak ada itu faksi-faksi,” kata Ati saat konferensi pers Rapat Konsolidasi di Gedung Kantor DPD Golkar Cilegon dikutip dari Bantennews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id), Kamis (23/11/2023).
Ati menegaskan perpecahan Partai Golkar tak akan lagi terjadi seperti Pilkada 2019 lalu. Namun, ia tak menapik ada pihak yang berupaya memecah Partai Golkar Cilegon.
"Kalau mungkin Pilkada kemarin ada Kader Golkar yang keluar, itu kita akui, tapi hari ini tidak, tapi kalau ada yang memecah ke arah situ, pasti ada," kata Ati memastikan internal Golkar tak terpecah.
Ati pun memastikan dengan dirinya dan Sekretaris Golkar yang juga ditunjuk sebagai Bacalon Wali Kota Cilegon tidak berpengaruh pada perpecahan DPD Golkar Cilegon.
"Tapi kalau sekarang Golkar pecah, gak juga, surat ini juga tidak mempengaruhi, tapi kalau ada yang bertanya, orang awam nanya, wajar dong, tapi dengan adanya penjelasan ini mudah-mudahan mereka juga sudah akan lebih paham,” ucapnya.
Ati memastikan hubungannya dengan Isro Mi’raj selaku Sekjen DPD Golkar Cilegon juga harmonis dan berjalan baik-baik saja.
“Saya sama pak isro santai-santai saja, baik-baik saja, tapi kalau ada orang yang ingin seperti itu (memecah-red), ya wajar lah supaya Golkar pecah lagi, biar gak solid, nanti dia bisa masuk lagi. Saya pastikan di internal Golkar Solid,” ujarnya.
Ati juga menyebut siapa yang akan ditentukan maju pada Pilkada 2024 nanti sebagai Calon Wali Kota Cilegon adalah kader Golkar terbaik.
Baca Juga: Kades di Pandeglang Ancam Hapus Bansos Jika Tak Pilih Caleg dan Partai Demokrat
“Memang banyak pertanyaan, jadi sebelum wartawan bertanya, itu banyak, saya jadi nyalon gak sih, siapa sih yang nyalon, wajar, karena perhatian kader-kader Golkar terhadap partai ini supaya tetap yang terpilih adalah kader yang terbaik,” katanya.
Ati mengungkap bahwa bukan hanya di Cilegon saja DPP Golkar memunculkan dua nama Bakal Calon Walikota/Bupati pada Pemilu 2024 mendatang, melainkan juga terjadi di daerah lainnya di Provinsi Banten.
"Jadi bukan hanya Cilegon saja sebenarnya yang dimunculkan dua, seperti di Pandeglang juga kalau tidak salah Pak Fitron dan Gunawan, mereka tidak terlampau mempermasalahkan," jelas Ati.
"Mungkin dulu di Cilegon hanya ibu (Ati-red) saja, sekarang karena posisi Pak Isro kan sebagai Ketua DPRD Kota Cilegon, dia juga punya tanggung jawab lebih dong membantu, apalagi dia sebagai sekretaris partai, dia harus bisa menambah perolehan suara," ujarnya.
"Dan karena saya kemudian masuk lagi dalam kontes Pemilu itu karena saya ketua partai, ketua partai jadi prioritas, jadi juga harus ditugaskan menggerakkan itu,” paparnya.
Ati menyatakan bahwa surat dari DPP Golkar baru sekadar penugasan pemenangan, terutama pada Pileg dan Pilpres 2024. Dia juga menegaskan surat yang dikeluarkan DPP Golkar bukan surat rekomendasi.
Berita Terkait
-
Escape 3 Jam dari Jakarta: Menikmati Sisi Magis Pandeglang Sambil Healing Tipis-tipis
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
-
Diterpa Hujan dan Angin, Atap Stadion Indomilk Arena Rusak
-
Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon
-
Polda Banten Bongkar TPPO Modus Open BO via Aplikasi, Dua Pelaku Ditangkap
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024