Suara.com - Calon Presiden (capres) Prabowo Subianto menegaskan anak muda harus berpartisipasi dalam politik bangsa. Sebab, dia menjelaskan bahwa politik bertujuan untuk memperbaiki kehidupan rakyat.
Untuk itu, Prabowo menyebut orang yang tidak terlibat dalam politik sebagai orangbyang tidak bertanggungjawab atas masa depan bangsa dan negara.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam acara deklarasi dukungan dari organisasi relawan Pandawa Lima terhadap dirinya.
"Kalau tidak mau terlibat politik, berarti jangan mengeluh dan jangan marah dan jangan protes dan jangan menggugat kalau anak-anak kita dan cucu-cucu kita hidupnya tida baik," kata Prabowo di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2023).
"Kalau tidak mau terlibat politik, jangan kecewa kalau susah cari kerja. Kalau tidak mau terlibat politik, jangan marah kalau nanti listrik mati-mati, jangan marah kalau harga pangan menjulang tinggi, jangan marah kalau banyak korupsi, jangan marah kalau macet di jalan, jangan marah kalau kebanjiran, jangan marah kalau di desa-desa kita banyak yang kekeringan karena saudara tidak mau terlibat politik," tambah dia.
Prabowo kemudian mendorong semua masyarakat Indonesia untuk menentukan pilihan di tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing pada 14 Februari 2024.
Sebab, dia menegaskan semua orang memiliki kekuasaan yang sama dalam menentukan pemimpin ke depan melalui pemilihan umum.
"Satu orang, satu suara di depan bilik, di dalam bilik kita mencoblos. Kita memilih dan punya kekuasaan yang sama," tandas Prabowo.
Sebelumnya diberitakan, Pandawa Lima menyampaikan deklarasi dukungan terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut dua yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Pesan Prabowo-Gibran ke Tim Kampanye Nasional: Jangan Jelek-jelekan Paslon Lain!
Sekadar informasi, Calon Presiden Prabowo Subianto menghadiri deklarasi yang disampaikan Pandawa Lima ini. Dia memasuki ruang Ballroom sekitar pukul 17.00 WIB.
Selain itu, tak lama berselang, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep juga hadir bersama Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni dan Politikus PSI Ade Armando.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024