Suara.com - Juru Bicara Timnas Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN), Billy David mengomentari terkait pembentukan Media Center Indonesia Maju untuk menangkal informasi hoax. Billy menyebut pihaknya mempertanyakan urgensi pembentukan Media Center tersebut.
"Kami justru mempertanyakan urgensinya apa, kenapa itu harus ada? Terus kemudian kenapa nama tersebut yang dipakai?" ujar Billy di Rumah Perubahan, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2023).
Selain itu, Billy juga mempertanyakan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berinisiatif membentuk Media Center Tersebut.
Sebab jika kaitannya dengan penangkalan hoax, kata Billy, selama ini sudah menjadi tupoksi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Kenapa BKPM yang mungkin secara tupoksinya nggak ngurusin hal demikian, malah ngurusin yang berkaitan dengan media harusnya tupoksi Kominfo," kata Billy.
Lebih lanjut, Billy juga mengkritik nama Media Center Indonesia Maju yang mirip dengan nama Koalisi Indonesia Maju.
"Dari ratusan kata yang ada di bahasa Indonesia harusnya bisa dipilih yang lain. Kalau sekarang kita justru membuat kebingungan di rakyat," terang Billy.
"Kenapa harus namanya merujuk kepada salah satu koalisi yang ada di kontestasi Pilpres ini," imbuhnya.
Untuk diketahui, pemerintah pusat baru-baru ini meluncurkan Media Center Indonesia Maju. Peluncuran Media Center itu dipimpin oleh Bahlil pada Senin (4/12).
Baca Juga: Gibran Salah Sebut Asam Sulfat untuk Ibu Hamil, Timnas AMIN: Orang Tahu Pengetahuannya Seperti Apa
Dalam acara tersebut, hadir pula mantan politisi PSI, Tsamara Amany, Stafsus Menteri BUMN, Arya Sinulingga dan Stafsus Bahlil, Tina Talisa.
Bahlil menyebut pembentukan Media Center Indonesia Maju itu ditujukan untuk memberikan dan meluruskan informasi versi pemerintah pusat. Sebab belakangan ini banyak informasi yang beredar di masa-masa tahun politik.
Bahlil lalu mencontohkan, Media Center Indonesia Maju dapat menjawab isu terkait Ibu Kota Negara (IKN) yang kerap disinggung oleh salah satu calon Pilpres 2024.
Nantinya, akan ada sejumlah narasumber dari setiap kementerian dalam konferensi pers di Media Center Indonesia Maju.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024